Antasyafi Robby Sumbang Perak Perdana Indonesia, Asian Beach Games Sanya 2026

  • 29 Apr 2026 04:21 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Tim panjat tebing Indonesia meraih medali perak pertama melalui Antasyafi Robby Hilmi pada Asian Beach Games Sanya 2026.
  • Pada babak 16 besar, Robby mengalahkan Shuto Fujino setelah mencatatkan waktu 4,89 detik dalam pertandingannya.

RRI.CO.ID, Sanya - Tim panjat tebing Indonesia meraih medali perak pertama melalui Antasyafi Robby Hilmi pada Asian Beach Games Sanya 2026. Medali tersebut diperoleh dari nomor speed putra setelah perjuangan yang melelahkan berlangsung, Selasa, 28 April 2026 di Sanya.

Robby mengawali pertandingan dari babak kualifikasi pagi hari dengan mencatatkan waktu 4,94 detik dan menempati peringkat tujuh. Hasil tersebut memastikan ia lolos ke babak 16 besar dan melanjutkan persaingan menghadapi atlet Jepang.

“Sebenarnya performa saya dari kualifikasi saya kurang memuaskan, karena dari empat percobaan saya miss tiga kali, Saya yakin bisa balas di final dan alhamdulillah bisa dapat silver,” kata Robby usia meraih medali pertama untuk tim Indonesia, Selasa, 28 April 2026 malam.

Pada babak 16 besar, Robby mengalahkan Shuto Fujino setelah mencatatkan waktu 4,89 detik dalam pertandingan tersebut. Ia kemudian melanjutkan kemenangan pada babak delapan besar dengan menundukkan Ryo Omasa menggunakan catatan waktu 4,98 detik.

Robby menjaga konsistensi performanya hingga babak semifinal saat menghadapi atlet Kazakhstan bernama Rishat Khaibulin dalam pertandingan tersebut. Ia berhasil melaju ke final setelah mencatatkan waktu 4,81 detik dan mengungguli lawannya pada babak semifinal.

Pada babak final, Robby menghadapi Zhao Yicheng dari China namun melakukan kesalahan false start yang menentukan hasil akhir pertandingan. Kesalahan tersebut membuat Zhao Yicheng meraih medali emas sementara Robby harus puas dengan medali perak.

Robby mengaku mendapatkan pelajaran berharga dari keikutsertaannya meskipun merasa bangga atas pencapaian dalam kompetisi tersebut. Atlet berusia 18 tahun itu juga mengakui beberapa kesalahan yang membuatnya gagal meraih medali emas.

“Saya sangat senang kompetisi di Sanya, cuacanya bagus, orangnya, budayanya juga bersahabat. Terlebih ini merupakan kompetisi pertama saya di Asian Beach Games,” ujar Robby.

“Ke depannya saya mau lebih sabar lagi, dan lebih fokus lagi, dan selanjutnya saya mau jadi juara dunia ke depan,” ucapnya.

Sementara itu, atlet Indonesia lainnya seperti Raharjati Nursamsa terhenti pada babak delapan besar dalam kompetisi tersebut. Aditya Tri Syahria dan Ramaski Aswin Kristanto harus mengakhiri langkah mereka pada babak 16 besar.

Pada sektor putri, Desak Made Rita Kusuma Dewi, Puja Lestari, dan Kadek Adi Asih terhenti di delapan besar. Amanda Narda Mutia juga gagal melangkah lebih jauh setelah tersingkir pada babak 16 besar dalam ajang tersebut.

Hasil ini menempatkan Indonesia meraih satu medali perak dan berada di peringkat 17 klasemen sementara per 28 April 2026. Tim panjat tebing Indonesia dijadwalkan mengikuti nomor speed relay pada Rabu, 29 April 2026 sebagai penampilan terakhir.

Di sisi lain, Chef de Mission Tim Indonesia Asian Beach Games Sanya 2026, Krisna Bayu, mengapresiasi pencapaian Robby. Bayu menilai Robby memiliki potensi besar untuk berkembang dan berprestasi pada tingkat internasional ke depan.

“Robby masih muda, dengan dia dapat medali di Asian Beach Games ini tandanya ia mempunyai peluang untuk berprestasi lebih tinggi lagi ke depannya," ujar Krisna Bayu, Chef de Mission Tim Indonesia Asian Beach Games Sanya 2026 dalam keterangan kepada RRI.

“Indonesia selalu butuh generasi muda yang bisa mengharumkan nama Indonesia. Robby adalah bukti bahwa generasi muda bisa melambungkan nama Indonesia di panggung internasional,” kata Krisna Bayu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....