Tim Atletik Indonesia Mendominasi 86th Singapore Open Track & Field Championships
- 22 Apr 2026 15:50 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Tim Atletik Indonesia menyapu bersih 8 medali emas dan 1 medali perak.
- Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia mengirimkan kontingen berkekuatan 15 atlet, 5 pelatih, serta 3 tenaga pendukung.
RRI.CO.ID, Jakarta – Tim Atletik Indonesia mendominasi ajang 86th Singapore Open Track & Field Championships 2026. Atlet-atlet atletik Indonesia memperoleh medali emas terbanyak dalam kejuaraan yang berlangsung di National Stadium, 15-17 April 2026 tersebut.
Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) mengirimkan kontingen berkekuatan 15 atlet, 5 pelatih, serta 3 tenaga pendukung. Hasilnya, Tim Atletik Merah Putih tampil impresif dengan menyapu bersih 8 medali emas dan 1 medali perak.
Daniel Simanjuntak, pelari jarak jauh asal Sumatera Utara, tampil luar biasa dengan menyapu bersih dua medali emas. Daniel menjadi juara pada nomor 5.000 meter (14:35.25) dan 10.000 meter (31:20.79).
Performa impresif juga ditunjukkan oleh pelari muda Yad Hafizudin. Ia berhasil merebut emas di nomor 1.500 meter putra dengan catatan waktu 3:54.34 menit.
Kejayaan Merah Putih di lintasan lari berlanjut melalui penampilan Novi Anggun Lestari. Ia meraih medali emas di nomor 400 meter gawang putri dengan catatan waktu 1:04.04.
Sementara itu, Pandu Sukarya menjadi yang tercepat di nomor 3.000 meter halang rintang (steeplechase) dengan waktu 9:21.77. Melengkapi rentetan prestasi tersebut, sprinter muda Maulana Ismail sukses menyumbangkan medali perak di nomor 400 meter putra (47,79).
Dari sektor lapangan, Indonesia tampil tak tertandingi. Srikandi lompat jangkit, Maria Natalia Londa sukses meraih emas dengan lompatan sejauh 12,94 meter.
Raihan emas juga dipersembahkan oleh Atinna Nurkamila Intan di nomor lempar lembing dengan tolakan 49,86 meter. Idan Fauzan Richsan turut mengamankan posisi teratas di nomor lompat galah putra dengan lompatan 5,00 meter.
Ketua Umum PB PASI, Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan apresiasi tinggi atas konsistensi prestasi para atlet selama berkompetisi di Singapura. Menurutnya, ini merupakan sinyal bahwa roda regenerasi di PB PASI berjalan sehat.
“Kita melihat kombinasi apik antara atlet senior yang stabil dan atlet muda yang perlahan mulai mendominasi panggung Asia Tenggara. Hasil ini harus menjadi pemacu mental bagi seluruh skuad untuk mematangkan persiapan menuju agenda lain ke depan," ucap Luhut.
Luhut juga menekankan, keberlanjutan program pengiriman atlet ini didukung penuh oleh sinergi lintas sektor yang solid. “Dukungan Kemenpora RI dan kemitraan strategis MIND ID memainkan peran sentral di balik capaian ini,” kata Luhut.
Sinergi yang terbangun, tambahnya, memberi PB PASI ruang untuk terus mengakselerasi jam terbang para atlet. “Sehingga mentalitas dan daya saing mereka di panggung internasional tetap terjaga,” pungkas Luhut.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....