Tim Bulutangkis Indonesia Matangkan Adaptasi Jelang Laga

  • 18 Sep 2026 16:00 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Dua hari menjelang laga pembuka Asian Games Aichi-Nagoya 2026, tim bulutangkis Indonesia menjajal arena pertandingan di Ichinomiya City Municipal Gymnasium
  • Dengan telah menjalani pemusatan latihan sebelumnya, tim langsung tancap gas dalam latihan pagi tadi. Beberapa pertanyaan teknis menjadi perhatian para atlet, terkait penggunaan pendingin ruangan lapangan

RRI.CO.ID, Nagoya – Tim bulutangkis Indonesia mematangkan adaptasi menjelang laga pembuka Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Muhammad Shohibul Fikri dan kawan-kawan menjalani latihan selama 60 menit di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Jumat, 18 September 2026.

Latihan tersebut dimanfaatkan untuk memetakan kondisi arena sebelum pertandingan dimulai. Sejumlah aspek teknis menjadi perhatian atlet selama menjalani sesi latihan.

Fikri mengatakan, kondisi lapangan sempat dipengaruhi aliran angin dari pendingin ruangan. Namun, pendingin ruangan kemudian dimatikan saat latihan berlangsung.

“Kendala di latihan tadi sebenarnya tidak ada. Hanya saat pertama datang terasa ada angin dari pendingin ruangan,” kata Fikri dalam keterangan tertulis, Jumat,18 September 2026.

“Di tengah-tengah latihan pendingin ruangannya dimatikan. Jadi belum tahu nanti pertandingan menggunakan pendingin ruangan atau tidak,” ujarnya.

Fikri menyebut sesi test court terakhir akan dimanfaatkan untuk mematangkan penyesuaian teknis. Penyesuaian meliputi arah angin dan pencahayaan selama pertandingan.

“Besok ada sesi test court terakhir, saya harus memaksimalkan lagi segi teknik. Saya harus menyesuaikan arah angin dan pencahayaan,” ucapnya.

Bagi Fikri, Asian Games Aichi-Nagoya menjadi penampilan perdananya di ajang tersebut. Ia mengaku antusias dan berharap dapat memberikan kontribusi medali emas.

“Kesan pertama cukup excited karena ini Asian Games pertama. Tadi di lapangan saya sangat bersemangat untuk kasih yang terbaik,” ujarnya.

“Pastinya saya hanya ingin memberikan yang terbaik untuk tim dan perorangan. Semoga bisa menyumbang medali emas,” kata Fikri.

Sementara itu, Putri Kusuma Wardani menilai kondisi arena cukup mendukung untuk pertandingan. Menurutnya, fasilitas arena tetap memadai meski lokasinya jauh dari pusat kota.

“Arena ini walaupun seperti di desa pelosok, tapi dalamnya cukup baik, bagus dan rapi juga. Kapasitasnya memang cukup kecil,” kata Putri.

“Secara fasilitas memadai. Jadi saya rasa tidak ada masalah untuk pertandingan,” ujarnya.

Cabang bulutangkis Asian Games 2026 berlangsung pada 20-24 September untuk nomor beregu. Sementara nomor perorangan digelar pada 25-29 September 2026.

Undian nomor beregu dijadwalkan Sabtu, 19 September 2026 pagi. Undian tersebut dimulai pukul 10.00 waktu setempat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....