Menpora Terima Kunjungan Dubes Qatar, Bahas Kolaborasi Ekosistem Olahraga
- 18 Apr 2026 06:00 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Indonesia dan Qatar membahas kerja sama pengembangan ekosistem olahraga yang terintegrasi serta sport tourism.
- Menpora Erick Thohir menilai Qatar dapat menjadi rujukan pengembangan ekosistem olahraga modern.
- Diplomasi olahraga dinilai penting dalam memperkuat kolaborasi dan daya saing global.
RRI.CO.ID, Jakarta – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Erick Thohir, menerima kunjungan Duta Besar Qatar untuk Indonesia, Sultan bin Mubarak Al-Dosari. Pertemuan tersebut dilakukan guna membahas peluang kerja sama strategis antara kedua negara dalam bidang olahraga.
Menpora menyambut Duta Besar Qatar di Kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Senayan, Jakarta, Kamis, 16 April 2026. Ia didampingi oleh jajaran pimpinan Kemenpora.
Fokus pembicaraan diarahkan pada pengembangan ekosistem olahraga yang terintegrasi serta sport tourism. Erick Thohir menyebut Indonesia perlu belajar banyak dari Qatar yang dinilai memiliki industri olahraga yang berkembang pesat.
“Indonesia perlu banyak belajar dari Qatar. Sebab merupakan salah satu negara dengan industri olahraga yang sangat maju,” ujar Menpora.
“Mereka memiliki Aspire Zone Foundation yang mampu mengelola ekosistem olahraga secara terintegrasi. Mulai dari pembinaan atlet, sport science, hingga pengelolaan infrastruktur secara menyeluruh,” kata Erick Thohir menambahkan.
Menurut Menpora, pertemuan awal dengan Dubes Qatar menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk mengeksplorasi berbagai peluang kerja sama. Khususnya di bidang olahraga, baik sport industry maupun sport tourism, sehingga ekosistem olahraga nasional dapat berkembang secara berkelanjutan.
“Saya berharap pertemuan ini dapat membuka ruang kerja sama yang lebih luas, khususnya dalam pengembangan ekosistem olahraga nasional. Saya percaya kolaborasi yang tepat dapat mendorong ekosistem olahraga nasional menjadi lebih terstruktur dan berdaya saing global,” ujarnya.
Dalam pertemuan tersebut, Erick Thohir juga menegaskan pentingnya diplomasi olahraga sebagai kunci dalam memperkuat kerja sama antarnegara. Bagi Indonesia, hal ini diharapkan mampu membangun ekosistem olahraga yang lebih terstruktur, kompetitif, dan berdaya saing global,” ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....