Kejurnas Shorinji Kempo Jakarta Pusat Dibuka, Jadi Persiapan Ajang PON
- 12 Apr 2026 00:36 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Sebanyak 364 atlet mengikuti ajang Kejuaraan Nasional Shorinji Kempo 2026.
- Penyelenggaraan kejurnas kempo tersebut merupakan upaya pembinaan untuk menghadapi kualifikasi PON.
- Pemerintah Kota Jakarta Pusat memberikan dukungan penuh terhadap turnamen olahraga tingkat nasional.
RRI.CO.ID, Jakarta - Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (Perkemi) Jakarta Pusat menyelenggarakan Kejuaraan Nasional Shorinji Kempo sebagai persiapan kualifikasi pekan olahraga nasional. Ajang olahraga bela diri tersebut berlangsung di Gedung Olahraga Cempaka Putih Jakarta.
Kejuaraan ini melibatkan 364 orang atlet yang berasal dari 25 kontingen daerah berbeda. Peserta tersebut datang mewakili sepuluh provinsi berbeda guna memperebutkan gelar juara umum pada Sabtu, 11 April 2026.
Ketua Panitia Pelaksana Abi Sudarya menyampaikan turnamen tersebut merupakan sarana uji coba menuju kualifikasi PON 2027. Para kenshi atau atlet kempo memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengasah kemampuan teknis mereka sebelum kompetisi puncak.
"Betul, emang targetnya itu untuk daerah-daerah mempersiapkan timnya masing-masing, sekaligus ajang tryout mereka untuk menyiapkan timnya menuju para PON 2027," ujar Abi Sudarya.
"Yang pasti Pak Wali Kota dan kami sangat mendukung acara ini. Karena ini adalah kesempatan buat pemuda-pemudi. Jadi, bagi Jakarta Pusat dan terutama ini untuk nasional, ini juga bisa bermanfaat buat mengisi masa muda mereka dan acara ini sangat kami dukung," kata Wakil Wali Kota Jakarta Pusat Eric Phahlevi Zakaria Lumbun.
Eric menyampaikan pihak pemerintah daerah akan senantiasa mendukung keberlangsungan pembibitan olahraga bela diri pada masa depan. Pihak penyelenggara serta pemerintah kota terus membuka peluang agar kejuaraan ini tetap rutin digelar pada tahun berikutnya.
"Ya, yang pasti kita berharap untuk berprestasi setinggi mungkin ya, setinggi langit. Tapi tetap menunjukkan sportivitas dan ingat, ini adalah ajang untuk berteman dan saling menghormati," ujarnya.
Panitia pelaksana telah mempertandingkan total 54 nomor dari berbagai kategori usia bagi seluruh peserta. Kategori tersebut mulai dari tingkat sekolah dasar hingga kelas dewasa guna menciptakan proses regenerasi atlet yang berkesinambungan.
“Kalau untuk regenerasinya bisa dibilang cukup cepat ya, tapi mungkin untuk event skala nasional itu bisa dibilang jarang sekali atau disimpulkan hampir tidak ada yang mempertandingkan dari nomor pemula,” kata Abi.
Atlet Kempo Jakarta Pusat Gilberto Farellino Tumone menilai kejuaraan ini sangat penting guna menambah pengalaman bertanding bagi diri sendiri. Pria peraih medali emas tingkat dunia tersebut menganggap evaluasi setelah bertanding tetap harus menjadi prioritas setiap peserta.
"Dari situ kita bisa belajar untuk berbenah lah. Kalau misalnya pertandingan ini kita walaupun juara, kita pasti bisa ambil hal-hal positif, misalnya: oh, saya masih kurang di mana ya, oh kalau misalnya saya masih kurang di sini, saya harus perbaiki lagi untuk menjadi versi yang terbaiklah di setiap pertandingan," ucapnya.
Wasit Senior Kejuaraan Nasional Shorinji Kempo Ari Sudarya melihat banyak bibit potensial yang tampil menonjol dari wilayah timur. Sebaran kekuatan atlet saat ini terlihat sudah mulai merata dan tidak lagi didominasi oleh daerah tertentu di Indonesia.
Atlet Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (Perkemi) Kintan Salsabila Irawan menargetkan prestasi tertinggi dalam nomor Embu Tandoku Putri Dewasa. Seluruh peserta menjunjung tinggi sportivitas agar atmosfer olahraga bela diri nasional semakin baik menuju masa yang akan datang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....