Perombakan di Sektor Ganda Putra, Leo/Daniel 'Come Back', Diharapkan Lebih Konsisten

  • 03 Apr 2026 20:55 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • 1. Pelatih merombak sejumlah pasangan ganda putra demi mendongkrak prestasi
  • 2. Leo Rolly Carnando kembali berpasangan dengan Daniel Marthin yang telah sembuh dari cedera.
  • 3. Pelatih akan menambah kekuatan ganda putra pada kualifikasi Olimpiade Los Angles 2028

RRI.CO.ID, Jakarta — Pelatih ganda putra utama Indonesia, Antonius Budi Ariantho, melakukan perombakan pasangan untuk meningkatkan konsistensi prestasi di level atas. Keputusan ini diambil berdasarkan evaluasi performa pemain sejak akhir 2024 hingga saat ini.

Pasangan yang dirombak adalah Leo Rolly Carnando dan Bagas Maulana. Menurut Antonius, meski beberapa hasil positif telah dicapai, performa keduanya secara keseluruhan masih belum konsisten.

“Kesempatan sudah cukup banyak kami berikan. Hasilnya memang ada yang baik, namun secara keseluruhan masih belum konsisten,” kata Antonius, Jumat 3 April 2026.

Leo akan kembali berpasangan dengan Daniel Marthin yang baru pulih dari cedera. Antonius berharap Leo/Daniel dapat tampil stabil, kompetitif, dan menunjukkan performa lebih baik ke depannya.

“Keduanya pernah berpasangan sebelumnya, sehingga diharapkan tidak membutuhkan waktu lama untuk beradaptasi dan menemukan chemistry. Dari sisi teknis tidak ada kendala, sebelumnya lebih pada faktor non-teknis yaitu komunikasi,” ujar Antonius.

Sementara itu, Bagas Maulana akan dipasangkan dengan Muh Putra Erwiansyah. Kombinasi ini dinilai memiliki potensi saling melengkapi.

“Keduanya memiliki potensi yang saling melengkapi. Putra unggul di permainan depan dan kemampuan playmaker, yang diharapkan mendukung Bagas yang kuat di area belakang,” ujar Antonius.

Kedua pasangan baru ini akan dikirim ke sejumlah turnamen di Thailand, Malaysia, dan Indonesia. Evaluasi akan dilakukan untuk menilai perkembangan serta potensi jangka panjang masing-masing pasangan.

Antonius juga menekankan pentingnya memperkuat skuad ganda putra untuk kualifikasi Olimpiade (Race to Olympic). Saat ini, Indonesia telah memiliki pasangan di level top 10 atau mendekati, seperti Fajar/Fikri dan Raymond/Joaquin.

“Tugas kami adalah menyiapkan pasangan pelapis yang juga mampu bersaing di papan atas. Kami berharap kombinasi seperti Rian/Rahmat, Leo/Daniel, Bagas/Putra, serta Devin/Fathir dapat terus berkembang dan menembus level elite dunia,” kata Antonius.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....