Indonesia Raih Sembilan Medali Balap Sepeda Asia di Filipina

  • 02 Apr 2026 00:50 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Indonesia memenangkan sembilan medali pada kejuaraan para balap sepeda tingkat Asia di negara Filipina.
  • Atlet Muhammad Fadli Imammuddin berhasil menyumbangkan dua medali emas bagi kontingen merah putih.
  • Tim nasional segera melakukan pemusatan latihan di Kota Solo guna menghadapi kompetisi internasional selanjutnya.

RRI.CO.ID, Solo - Indonesia berhasil memborong sembilan medali pada ajang bergengsi Asian Para Track Championships (APTC) 2026 di Tagaytay Filipina. Tim para balap sepeda Indonesia menuntaskan perjuangan pada kompetisi tersebut pada 25-31 Maret 2026.

Atlet Muhammad Fadli Imammuddin menjadi bintang utama tim dengan torehan dua emas, satu perak, serta satu perunggu. Keberhasilan atlet berusia 41 tahun ini menjadi motivasi besar saat membawa nama bangsa dalam level kompetisi internasional bergengsi.

Selain itu, Tifan Abid Alana juga berhasil menyumbangkan total empat medali bagi tim merah putih Indonesia. Abid menyabet dua medali perak serta dua perunggu pada berbagai nomor balap yang berbeda di kejuaraan tersebut.

Sementara itu pembalap tandem Nurfendi dan Mufti Fadilah Salma berhasil menambah satu perunggu pada nomor Sprint putra. Seluruh penggawa kini sudah mendarat di Kota Solo, Jawa Tengah, setelah mengikuti agenda pertandingan di Filipina.

"Kita beradaptasi dengan cukup bagus di velodrome baru ini. Iklim di Tagaytay City ini juga hampir sama dengan Indonesia. Jadi, kita bisa mendapatkan hasil yang optimal. Semoga kita bisa menembus Paralympic Los Angeles 2028 dari poin-poin yang kita kumpulkan ini," kata pelatih para balap sepeda Indonesia, Rizan Setyo Nugroho, Rabu, 1 April 2026.

Tim asuhan Rizan Setyo Nugroho masih harus menghadapi tantangan baru dalam ajang Asian Para Games (APG) 2026 mendatang. Para atlet nasional rencananya akan kembali berkompetisi pada berbagai kejuaraan kualifikasi di negara Italia serta juga Korea Selatan.

"Di bulan Mei nanti kita akan try out di Italia. Itu event World Cup untuk nomor road. Setelah itu kita akan ikut event regional Asia di Korea," ucap Rizan.

Catatan waktu atlet pada kejuaraan Asia ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan performa mereka saat ajang Paralimpiade 2024 lalu. Peningkatan performa fisik dan teknik para pembalap memberikan harapan besar bagi pencapaian target medali penting di masa depan.

Fadli meraih hasil maksimal meskipun sebelumnya sempat merasa durasi persiapan latihannya belum berjalan dengan cukup matang serta sempurna. Namun ia tetap fokus mengejar kemenangan dengan berbekal semangat yang tinggi pasca mengikuti ajang ASEAN Para Games 2025.

"Alhamdulillah pada balapan kali ini sudah memenuhi target pribadi, saya juga bisa personal best. Ini menjadi suatu penyemangat bahwa di umur yang sekarang ini saya masih bisa improve dan lebih baik lagi di kelas favorit saya. Mudah-mudahan nanti pada saat menjelang Asian Para Games Nagoya saya bisa lebih baik lagi," ujar Fadli.

Skuad para balap sepeda Indonesia kini bersiap kembali melakukan latihan rutin secara intensif di wilayah Kota Solo Surakarta. Persiapan tersebut bertujuan agar tim meraih hasil maksimal saat menghadapi kualifikasi menuju ajang Paralimpiade di Los Angeles nanti.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....