Capaian Gemilang Wushu Junior Indonesia di Tianjin jadi Momentum Pembinaan

  • 01 Apr 2026 15:25 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Capaian gemilang tim junior Wushu Indonesia di kejuaraan dunia menjadi momentum penting penguatan pembinaan nasional
  • Indonesia tampil impresif pada The 10th World Junior Wushu Championships 2026 yang berlangsung di Tianjin, Tiongkok
  • Capaian ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat pembinaan nasional menuju Youth Olympic Games 2026.

RRI.CO.ID, Jakarta – Capaian gemilang tim junior Wushu Indonesia di kejuaraan dunia menjadi momentum penting penguatan pembinaan nasional. Hasil ini sekaligus memperkuat optimisme terhadap masa depan atlet muda Indonesia di tingkat internasional.

Indonesia tampil impresif pada The 10th World Junior Wushu Championships 2026 yang berlangsung di Tianjin, Tiongkok. Kejuaraan tersebut digelar pada 25-30 Maret 2026 diikuti atlet muda terbaik dunia.

Dalam ajang tersebut, Indonesia berhasil menempati peringkat ketiga dunia dengan total raihan 27 medali. Rinciannya terdiri dari sembilan emas, sebelas perak, serta tujuh perunggu yang membanggakan.

Ketua Umum Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI), Airlangga Hartarto, mengapresiasi capaian luar biasa para atlet muda tersebut. "Prestasi ini merupakan hasil kerja kolektif dari seluruh ekosistem pembinaan wushu nasional," ujar Airlangga dalam keterangan tertulis Rabu, 1 April 2026.

Ia menilai, hasil tersebut menunjukkan potensi besar atlet Indonesia meskipun dengan persiapan yang relatif singkat. "Ini menjadi bukti potensi atlet kita sangat besar dan perlu pembinaan lebih terstruktur," kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian itu.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum PB WI, Gunawan Tjokro, turut menyampaikan rasa syukur atas konsistensi prestasi wushu Indonesia. "Ya, tentu ini suatu hal yang kita syukuri karena wushu bisa mempertahankan prestasi dari waktu ke waktu," ucap Gunawan di Senayan, Rabu, 1 April 2026.

Ia menambahkan, capaian ini menunjukkan pembinaan berjalan dengan baik dan menghasilkan prestasi yang konsisten. “Artinya pembinaan berjalan baik sehingga kita bisa mendapatkan hasil yang konsisten,” ucapnya.

Hasil tersebut menempatkan Indonesia di bawah Hong Kong sebagai juara umum dan China di posisi kedua. Capaian ini mempertegas posisi Indonesia sebagai salah satu kekuatan utama cabang olahraga wushu dunia.

Prestasi ini diraih melalui program pelatnas junior dengan waktu persiapan yang sangat terbatas. Para atlet hanya menjalani pemusatan latihan selama kurang lebih tiga minggu sebelum kejuaraan berlangsung.

Keberhasilan ini tidak terlepas dari peran pembinaan di tingkat daerah dan provinsi yang berjalan konsisten. Sistem pembinaan berjenjang tersebut menjadi fondasi utama dalam mencetak atlet muda berkualitas.

Selain itu, dukungan Dewan Kehormatan PB Wushu Indonesia turut berkontribusi menjaga keberlangsungan program pembinaan nasional. Dukungan tersebut memberikan dorongan moral serta arah strategis bagi peningkatan prestasi atlet.

Capaian ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat pembinaan nasional ke depan. Dukungan pemerintah dan pemangku kepentingan dinilai penting untuk menjaga tren positif prestasi Indonesia.

PB Wushu Indonesia berkomitmen memperkuat ekosistem pembinaan demi menjaga kesinambungan prestasi dari level junior hingga senior. Langkah ini diharapkan mampu membawa Indonesia terus bersaing di kancah internasional.

Daftar Atlet Peraih Medali di Kejuaraan Dunia Wushu Junior 2026:
Medali Emas:
  1. Noach Daiki Santoso (Nangun – Group A - Putra)
  2. Noach Daiki Santoso (Nandao – Group A - Putra)
  3. Vini Nur Azizah (Daoshu – Group A - Putri)
  4. Utiqo Romadhona Ummi Auna (Nangun – Group A - Putri)
  5. Clara Abigail (Nanquan – Group B - Putri)
  6. Clara Abigail (Nangun – Group B - Putri)
  7. Kay Jaiden Rondonuwu (Daoshu – Group C - Putra)
  8. Jenny Ngaserin (Daoshu – Group C - Putri)
  9. Terfi Meisea (Qiangshu – Group C - Putri)

    Medali Perak:
  10. Noach Daiki Santoso (Nanquan – Group A - Putra)
  11. Vini Nur Azizah (Changquan – Group A - Putri)
  12. Utiqo Romadhona Ummi Auna (Nanquan – Group A - Putri)
  13. Clara Abigail (Nandao – Group B - Putri)
  14. Bradley Jason (Nandao – Group B - Putra)
  15. Piper Danielle Tirto (Qiangshu – Group B - Putri)
  16. Kay Jaiden Rondonuwu (Changquan – Group C - Putra)
  17. Kay Jaiden Rondonuwu (Gunshu – Group C - Putra)
  18. Zivan Abimanyu Rasendria (Jianshu – Group C - Putra)
  19. Zivan Abimanyu Rasendria (Qiangshu – Group C - Putra)
  20. Terfi Meisea (Jianshu – Group C - Putri)

    Medali Perunggu:

  21. Ucqo Romadhona Ummi Auna (Nandao – Group A - Putri)
  22. Leonard Kimi Anggoman (Daoshu – Group B - Putra)
  23. Bradley Jason (Nangun – Group B - Putra)
  24. Piper Danielle Tirto (Changquan – Group B - Putri)
  25. Jenny Ngaserin (Changquan – Group C - Putri)
  26. Kiemas Sakc Negara (Sanda – Kelas 52kg Putra)
  27. Adriana Rosa Aurelia Putri (Sanda – Kelas 48kg Putri). *
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....