Airlangga Hartarto Kembali Pimpin PB Wushu Indonesia

  • 11 Feb 2026 09:54 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta – Airlangga Hartarto kembali memimpin Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI) untuk periode ketiganya pada masa bakti 2026-2030. Menko Perekonomian itu terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum melalui Musyawarah Nasional (Munas) PB WI VIII di Jakarta. 

Airlangga terpilih berkat dukungan 32 pengurus daerah pada acara yang berlangsung di Hotel Aloft AKR Tower itu. Melalui sambutannya, Airlangga menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang kembali diberikan kepadanya.

"Amanah ini hanya dapat saya jalankan dengan dukungan bersama," ujarnya, Selasa 10 Februari 2026. Menurut dia, ini merupakan hasil kolektif dan kolegial dengan seluruh pengurus daerah.

Airlangga menambahkan selama ini program kepengurusan hanya dapat berjalan dengan dukungan dan sinergi seluruh keluarga besar PB WI. Selama dua periode kepemimpinan sebelumnya, berbagai prestasi berhasil diraih di tingkat regional dan internasional.

Menurut dia, PB WI Pusat tidak menghasilkan atlet-atlet berprestasi tersebut. "Para pengurus daerahlah yang menemukan mereka untuk kemudian ditempa menjadi atlet berprestasi," ujarnya.

Perwakilan Pengrov Wushu Jakarta, Gde Sardjanam menuturkan ada beberapa alasan mengapa mereka kembali memilih Airlangga secara aklamasi. "Beliau benar-benar memiliki komitmen dan tanggung jawab yang besar terhadap pembinaan wushu di Indonesia," katanya.

Menurut Gde, ini bisa buktikan dengan sumbangan medali emas pada setiap single maupun multievent yang diikuti. "Apakah itu SEA Games, Asian Games, serta event-event lainnya," ucapnya.

Gde menambahkan Airlangga juga melakukan banyak terobosan organisasi dari pengurus pusat hingga tingkat daerah. "Dengan cara kepemimpinan beliau, olahraga wushu kini tidak hanya ada di kota-kota besar tetapi sampai ke daerah-daerah," ujarnya.

Sejak dipimpin Airlangga Hartarto, olahraga wushu telah mendulang prestasi di berbagai ajang internasional. Pada Asian Games Hangzhou 2022, misalnya, Indonesia mempersembahkan satu emas dan satu perak.

Capaian tersebut melanjutkan keberhasilan periode 2018-2022 ketika Timnas Wushu meraih satu emas, satu perak, dan tiga perunggu. Rangkaian hasil itu menjadi fondasi kebangkitan wushu Indonesia di level Asia.

Dominasi berlanjut pada SEA Games 2023 di Kamboja dengan koleksi enam emas, enam perak, dan dua perunggu. Indonesia pun keluar sebagai juara umum, mengulang sukses pada SEA Games 2011 Jakarta-Palembang.

Saat itu, Indonesia menjadi yang terbaik dengan delapan emas, tiga perak, dan tiga perunggu. Prestasi tersebut menjadi tonggak sejarah sebelum kembali terulang lebih dari satu dekade kemudian.

Wushu Indonesia juga mencetak sejarah di FISU World University Games Chengdu. Kontingen Merah Putih meraih empat emas dan tiga perak, capaian emas pertama di ajang tersebut.

Keberhasilan semakin lengkap saat Indonesia mempertahankan gelar juara umum SEA Games ke-33 Thailand. Timnas mengoleksi lima emas, tiga perak, dan satu perunggu dari nomor Taolu dan Sanda.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....