Raih Penghargaan Badminton Asia, PBSI Serukan Transformasi Bulutangkis
- 31 Mar 2026 13:50 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Ketua Umum PBSIĀ Fadil Imran menerima penghargaan Meritorious Award, kategori Governance and Leadership pada ajang Badminton Asia Awards 2026
- Bulutangkis dituntut untuk mampu menjaga relevansi dengan menghadirkan olahraga yang lebih dekat dan menarik bagi generasi muda
RRI.CO.ID, Bali – Ketua Umum PBSI Fadil Imran menerima penghargaan Meritorious Award, kategori Governance and Leadership pada ajang Badminton Asia Awards 2026. Penghargaan tersebut diberikan kepada para eksekutif yang memiliki kepemimpinan dan tata kelola federasi yang membentuk masa depan bulutangkis.
Penghargaan tersebut dianugrahkan kepada PBSI dalam Badminton Asia Exco Meeting, Annual General Meeting (AGM), Badminton Asia Award. Kegiatan tahunan tersebut dilaksanakan di Bali, pada 27-28 Maret 2026.
Rangkaian kegiatan tersebut dihadiri Presiden Badminton World Federation (BWF) Khunying Patama Leewadtrakul. Turut hadir pula Presiden Badminton Asia, Kim Jong Soo, beserta para anggota asosiasi bulutangkis se-Asia.
Fadil Imran menyampaikan bahwa penghargaan tersebut dipandang sebagai cerminan kerja kolektif seluruh ekosistem bulutangkis nasional. “Ini bukan capaian individu. Ini adalah tentang tanggung jawab bersama—kepada atlet, penggemar, dan generasi mendatang,” kata Fadil dalam kata sambutannya.
Di tengah persaingan yang kian ketat dengan berbagai bentuk hiburan dan dunia digital, bulu tangkis dinilai menghadapi titik krusial. Menurutnya, bulu tangkis harus tetap relevan atau akan tertinggal.
Ia menilai bulu tangkis harus mampu menjaga relevansi dengan menghadirkan olahraga yang lebih dekat dan menarik bagi generasi muda. Bulu tangkis, lanjutnya, juga perlu memastikan inklusivitas, agar bulutangkis tidak eksklusif bagi elit, melainkan hidup di tengah masyarakat.
Menurutnya, bulu tangkis perlu memperkuat fondasi masa depan melalui tata kelola yang transparan, profesional, dan inovatif. Pemanfaatan sport science dan engagement digital menjadi alternatif untuk membangun fondasi tersebut.
Upaya transformasi tersebut, lanjut Fadil, tengah dijalankan mulai dari pembinaan, manajemen organisasi, hingga pendekatan ke komunitas. “Masa depan bulutangkis ditentukan oleh kolaborasi dengan berbagi pengetahuan, membangun kepercayaan, dan melangkah bersama,” kataFadil yang juga menjabat sebagai Vice President Badminton Asia.
Rangkaian AGM di Bali juga diharapkan memperkuat tata kelola dan kolaborasi antar anggota federasi di kawasan Asia. Sekaligus, menghadirkan penyelenggaraan yang profesional dan berkesan bagi seluruh delegasi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....