Mengenal Babak Playoff di NHL, Begini Sistemnya
- 24 Mar 2026 14:17 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Babak playoff akan mempertemukan 16 tim terbaik untuk memperebutkan trofi Stanley Cup.
- Performa dan poin di musim reguler sangat menentukan posisi dan peluang suatu tim di playoff
- Berbeda dengan musim reguler, tim yang kalah di babak playoff akan langsung tersingkir atau tereliminasi.
RRI.CO.ID, Jakarta - Babak playoff National Hockey League (NHL) atau dikenal sebagai Stanley Cup Playoffs, adalah fase penentuan juara setelah musim reguler berakhir. Turnamen ini biasanya berlangsung dari bulan April hingga Juni, mempertemukan tim-tim terbaik untuk memperebutkan trofi Stanley Cup.
Nantinya akan ada 16 tim yang akan bertanding di babak playoff. Komposisinya terdiri dari ke 8 tim dari Eastern Conference (wilayah timur) dan 8 tim dari Western Conference (wilayah barat).
Lalu, bagaimana caranya agar tim bisa lolos ke babak playoff? Jadi, sistem kualifikasi NHL berbasis klasemen di musim reguler yang biasanya dilaksanakan bulan Oktober sampai April.
Sebanyak 3 tim teratas dari masing-masing divisi otomatis lolos (total 12 tim). Kemudian 2 tim wild card per konferensi (total 4 tim) berdasarkan poin terbaik di luar posisi tiga besar divisi.
Artinya, performa dan poin di musim reguler sangat menentukan posisi dan peluang suatu tim di playoff. Semakin banyak menang, tentu akan membuat posisi suatu tim semakin aman.
Babak playoff terdiri dari empat tahap utama, yaitu ronde satu (first round), ronde dua (second round), Final divisi, final konferensi/wilayah, dan puncaknya final Stanley Cup. Pada dua ronde awal, tim-tim masih bertanding dalam wilayah divisi masing-masing.

Lalu, pemenang divisi akan melaju ke tahap selanjutnya untuk bertemu di final konferensi. Dua juara konferensi nantinya yang akan saling berhadapan di final dan memperebutkan piala Stanley.
Cara menentukannya yakni dengan format 'best-of-seven'. Di mana tim yang pertama meraih empat kali kemenangan akan melaju ke ronde berikutnya.
Menariknya babak playoff adalah sifatnya yang tidak bisa ditebak. Bahkan peringkat terendah dari 16 tim yang lolos bisa saja jadi tim yang akan sampai ke final.
Contohnya seperti tim Los Angeles Kings pada tahun 2012. Kings awalnya berada di peringkat terakhir di wilayah barat. Seiring berjalannya turnamen playoff, Kings berakhir sebagai pemenang Stanley Cup.
Di babak playoff, tim yang kalah akan otomatis tersingkir atau tereliminasi. Berbeda dengan musim reguler yang tidak ada sistem eliminasi, karena perannya hanya seperti kualifikasi atau babak penentuan siapa yang bisa melaju ke playoff.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....