Menpora-Bappenas Bahas Manajemen Talenta Nasional

  • 06 Mar 2026 22:50 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menghadiri rapat manajemen talenta nasional di Bappenas Jakarta Jumat, 6 Maret 2026. Rapat tingkat menteri tersebut membahas penguatan talenta nasional untuk periode pembangunan 2025 hingga 2029 di Indonesia.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Rachmat Pambudy memimpin rapat koordinasi gugus tugas manajemen talenta nasional pemerintah pusat. Sedangkan, Erick Thohir bertindak sebagai Koordinator Gugus Tugas Bidang Olahraga dalam manajemen talenta nasional pada rapat tersebut. Ia memaparkan rencana penguatan manajemen talenta dari sektor kepemudaan hingga pembinaan olahraga nasional dalam forum rapat.

Menpora, Erick Thohir (kanan) dan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas,Rachmat Pambudy, Jumat 6 Maret 2026, (Foto: Kemenpora)

Dalam bidang kepemudaan pemerintah menekankan penanaman nilai patriotik gigih dan empatik kepada generasi muda Indonesia ke depan. Nilai tersebut dinilai penting agar pemuda mampu menjaga persatuan serta beradaptasi menghadapi perkembangan era digital saat ini.

“Pemuda harus memiliki semangat patriotisme agar tidak mudah terpecah belah serta mampu menjaga persatuan bangsa. Selain itu, pemuda dituntut untuk bersikap gigih dan pantang menyerah sehingga mampu bersaing di era digital saat ini. Terakhir, pemuda juga harus memiliki rasa empati terhadap lingkungan sekitar, baik terhadap sesama manusia maupun terhadap alam,” ujar Menpora, dalam pertemuan yang berlangsung di Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, Jakarta Jumat, 6 Maret 2026.

Pada sektor olahraga pemerintah mendorong konsolidasi pembinaan melalui sistem manajemen talenta nasional yang terarah dan berkelanjutan. Kebijakan tersebut menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo mengenai pembinaan prestasi pada 21 cabang olahraga prioritas nasional Indonesia.

“Kami akan membangun akademi olahraga nasional yang terintegrasi, baik di tingkat pusat maupun daerah. Akademi tersebut akan memiliki standar yang ditetapkan oleh Kemenpora guna memastikan kualitas pembinaan yang profesional dan merata di seluruh Indonesia,” katanya.

Selain pembangunan akademi pemerintah juga menyiapkan peningkatan kualitas atlet pelatih akademi serta guru olahraga nasional secara bertahap. Program peningkatan kualitas tersebut akan dilengkapi skema sertifikasi yang melibatkan berbagai federasi olahraga nasional secara bertahap.

“Untuk mengembangkan talenta di dunia olahraga, Kemenpora menyiapkan beasiswa LPDP bagi para atlet dan pelatih. Selain itu, kami juga berupaya agar para atlet mendapatkan dana pensiun sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka,” ujarnya.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Rachmat Pambudy menilai penguatan manajemen talenta nasional penting bagi pembangunan sumber daya manusia. Ia menyebut kualitas manusia inovatif berkarakter dan berprestasi menentukan daya saing suatu bangsa di tingkat global saat ini.

“Keunggulan suatu bangsa tidak hanya ditentukan oleh sumber daya alam, tetapi juga oleh kualitas manusia yang inovatif, berkarakter, dan berprestasi,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....