Promotor Pantau Latihan Petinju Menuju AMPRO Fight 2026
- 30 Jan 2026 22:19 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Kabupaten Bogor - Sejumlah petinju peserta AMPRO Fight 2026 menjalani latihan di Kompleks Hambalang, Bogor, Jumat 30 Januari 2026. Victoria Boxing Promotor hadir mengikuti sesi latihan jelang pertandingan 13 Februari mendatang.
Latihan digelar di Garuda Yaksa, Kompleks Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Sesi ini menjadi bagian dari persiapan akhir atlet menuju ajang tinju nasional tersebut.
Promotor, Victoria menyebut kehadirannya di lokasi latihan merupakan bentuk tanggung jawab penyelenggara. Ia ingin memastikan kesiapan petinju yang akan bertanding.
“Sebagai promotor, saya bertanggung jawab memberikan pertandingan yang terbaik,” ucapnya. Ia mengatakan perlu melihat langsung sejauh mana kesiapan atlet menghadapi laga.
Victoria menilai kondisi atlet berada dalam tahap yang cukup baik. Penilaian tersebut dilihat dari latihan, kesiapan fisik, dan semangat bertanding.
“Dari latihan dan semangatnya, saya melihat kesiapan mereka cukup baik,” katanya. Ia berharap progres latihan terus meningkat hingga hari pertandingan.
Victoria menekankan profesionalisme sebagai aspek utama menjelang pertandingan. Ia juga mengingatkan atlet untuk menjaga kesehatan dan ketenangan.
“Profesionalisme, ketenangan, dan menjaga tubuh tetap sehat itu sangat penting,” ucapnya. Menurutnya, fokus penuh diperlukan agar atlet tidak terganggu hal di luar pertandingan.
Manajer atlet, Festus, mengatakan kesiapan atlet yang didampinginya sudah terpenuhi secara teknis. Ia menyebut latihan berjalan sesuai rencana.
“Secara teknis, atlet sudah siap menghadapi pertandingan,” kata Festus. Menurutnya, kesiapan teknis menjadi dasar utama jelang laga.
Sebagai manajer, Festus menekankan pentingnya sikap profesional atlet. Ia mengingatkan atlet untuk bertanding secara sportif.
“Secara profesional, mereka harus main sportif dan tidak melakukan pelanggaran,” ucapnya. Ia menilai sportivitas menjadi kunci dalam pertandingan tinju.
Festus menilai kehadiran promotor di lokasi latihan memberi dampak positif. Kehadiran tersebut dinilai menambah motivasi atlet.
“Kehadiran promotor membuat atlet lebih semangat menghadapi pertandingan,” katanya. Ia berharap AMPRO membuka peluang atlet menuju level profesional.
Pelatih petinju, Errol Van Room, menilai kehadiran promotor di sesi latihan merupakan hal yang jarang terjadi. Ia menyebut hal tersebut memberi dorongan moral bagi atlet.
“Jarang promotor turun langsung melihat atlet latihan, dan ini jadi motivasi besar,” ucapnya. Menurutnya, langkah tersebut patut diapresiasi.
Errol menjelaskan dua petinju Garuda Yaksa yang akan bertanding masih berstatus pemula. Ia menilai mereka membutuhkan jam terbang lebih banyak.
“Mereka petinju pemula, jadi perlu banyak pertandingan untuk menambah pengalaman,” katanya. Ia menyebut kesiapan atlet sejauh ini cukup baik.
Fokus latihan saat ini diarahkan pada teknik dan sparring. “Mereka harus fokus latihan yang benar-benar,” ucapnya.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga berat badan dan pola istirahat. Errol menegaskan indikator utama kesiapan atlet adalah kondisi fisik.
Menurutnya, fisik yang tidak siap berisiko di atas ring. “Kalau fisik tidak siap, itu bisa berbahaya di atas ring,” katanya.
Salah satu atlet pemula, Tinus Logo, asal Wamena, akan tampil di laga utama AMPRO Fight 2026. Ia mengaku kondisi mental dan fisiknya dipersiapkan sejak tahun lalu.
“Untuk mental, kami berlatih sejak tahun kemarin dan cukup siap,” ucapnya. Ia menyebut tantangan terbesar adalah menjaga berat badan jelang pertandingan.
“Atlet itu bukan takut lawan, tapi takut berat badan,” katanya. Ia mengatur pola makan secara ketat menjelang laga.
Atlet lainnya, Xaverius Sangra, putra Merauke, menyatakan fokus latihan diarahkan pada power. Ia dijadwalkan tampil dalam laga empat ronde pada pertandingan mendatang.
“Latihan saya fokus ke power,” katanya. Ia dijadwalkan tampil dalam laga empat ronde pada pertandingan mendatang.
Victoria AMPRO Fight 2026 dijadwalkan berlangsung pada 13 Februari 2026 dan disiarkan melalui TVRI. Ajang ini dirancang sebagai kompetisi berjenjang bagi petinju amatir dan profesional nasional.
Dalam satu gelaran, Victoria AMPRO Fight 2026 mempertandingkan delapan partai, terdiri dari lima partai profesional dan tiga partai amatir hasil seleksi. Pertandingan profesional digelar dengan format empat hingga sepuluh ronde.
Victoria AMPRO Fight 2026 juga memperebutkan enam sabuk emas nasional yang diikuti dua belas petinju dari berbagai daerah. Kejuaraan ini diarahkan sebagai wadah pembinaan dan peningkatan jam terbang atlet.
Melalui sistem pertandingan yang berkelanjutan, Victoria AMPRO Fight 2026 diharapkan membuka jalur petinju menuju level profesional. Ajang ini menjadi bagian dari upaya membangun kembali ekosistem tinju profesional nasional.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....