Reza Pahlevi Santai Hadapi 'Time Clock' 25 Detik

  • 20 Jan 2026 21:35 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Pebulu tangkis ganda putra Moh Reza Pahlevi Isfahani menilai penerapan aturan 'time clock' 25 detik tidak menjadi persoalan. Ia menyebut mekanisme tersebut sudah sempat dicoba dan dinilai layak untuk diterapkan pada turnamen-turnamen berikutnya.

"Nggak ada masalah, tadi juga sudah dicoba. Tidak ada masalah, aturan ini bisa diterapin di turnamen berikutnya," katanya kepada wartawan usai pertandingan Indonesia Masters 2026, Istora Senayan, Jakarta Selatan, Selasa, 20 Januari 2026.

Pada tahun ini, penerapan time clock 25 detik mulai diterapkan di Indonesia Masters 2026. Aturan tersebut diketahui dikeluarkan langsung dari Badminton World Federation (BWF) sebagai upaya menjaga kelancaran dan tempo permainan di lapangan.

Ia pun menilai para pemain tidak membutuhkan waktu lama untuk beradaptasi dengan aturan baru tersebut. Menurutnya, selama sosialisasi dilakukan dengan baik, time clock 25 detik tidak akan mengganggu ritme permainan.

Hal yang sama juga dirasakan oleh pebulu tangkis ganda putra Muhammad Shohibul Fikri. Ia mengakui bahwa dirinya belum terlalu paham dengan aturan terbaru tersebut.

Namun demikian aturan tersebut tidak dirasakan olehnya, sehingga pertandingan berjalan lancar hingga akhir. "Belum paham juga makanya jadi nggak berasa, jadi kita berdua mainnya biasa saja," katanya.

Pada turnamen Indonesia Masters 2026, ganda putra Moh Reza Pahlevi Isfahani/Sabar Karyaman Gutama berhasil menaklukan Malaysia. Skor akhir yang diperoleh dalam pertandingan tersebut adalah 21–10.

Time clock 25 detik adalah pembatasan waktu maksimal bagi pemain untuk segera servis setelah pencatatan skor. Aturan ini diuji coba BWF di turnamen Indonesia Masters 2026.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....