Tree Apdiansyah Pastikan Indonesia Raih Empat Perunggu Sambo
- 05 Okt 2025 21:09 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Bogor: Atlet sambo Indonesia, Tree Apdiansyah Putra, memastikan Indonesia meraih empat medali perunggu pada Kejuaraan Dunia Sambo 2025. Ajang tersebut berakhir di JSI Resort Convention Hall, Megamendung, Bogor, Jawa Barat, Minggu (5/10/2025).
Sebagai wakil tuan rumah yang tampil terakhir, Putra merebut perunggu pada kelas +98 kilogram combat. Atlet kelahiran Medan, Sumatra Utara, itu kalah di semifinal dari UUlu Dastan Beishenaly asal Kyrgistan.
“Tentu saya bangga bisa menyumbangkan medali perunggu untuk Indonesia. Dengan medali ini saya akan berusaha makin meningkatkan kemampuan saya melalui latihan yang lebih keras,” kata Putra.
Putra menilai lawannya memiliki kekuatan kaki yang kokoh dan sulit dibanting selama pertandingan berlangsung. Ia juga mengakui Beishenaly bergerak cepat sehingga dirinya terbanting dan terkena kuncian di atas matras.
Raihan medali Putra melengkapi empat perunggu yang dikumpulkan tim Indonesia sepanjang kejuaraan bergengsi tersebut. Pada hari yang sama, Suryo Nugroho turut menyumbangkan perunggu di kelas 79 kilogram combat putra.
Sebelumnya, Amelia Devy meraih perunggu di kelas +80 kilogram sport junior putri dalam pertandingan yang berlangsung ketat. Sementara, Handezka Vaktorias menyumbang perunggu melalui kelas 64 kilogram combat junior putra.
Dengan total empat perunggu, Indonesia melampaui target yang ditetapkan Pengurus Pusat Persatuan Sambo Indonesia (PP Persambi). PP Persambi sejak awal tidak menargetkan perolehan medali tertentu meskipun bertindak sebagai tuan rumah.
Sementara itu, FIAS1 memastikan diri sebagai juara umum Kejuaraan Dunia Sambo Remaja dan Junior 2025. Pada hari terakhir pertandingan, FIAS1 menambah 11 emas sehingga total mengoleksi 28 emas, 4 perak, dan 2 perunggu.
Dominasi FIAS1 jauh meninggalkan peserta lain karena tidak ada negara meraih lebih dari lima emas. Kazakhstan menempati posisi kedua dengan dua emas, sembilan perak, dan tujuh perunggu.
Mereka diikuti FIAS2 dengan dua emas, tiga perak, dan satu perunggu. Sebagai informasi, FIAS1 merepresentasikan Rusia yang masih terkena sanksi dari Komite Olimpiade Internasional.
Adapun FIAS2 adalah personifikasi Belarusia yang juga disanksi IOC dan berlaga di bawah bendera Federasi Sambo Amatir Dunia. Indonesia menutup kejuaraan di peringkat ke-15 dengan empat medali perunggu yang diraih seluruh atletnya.
Kejuaraan Dunia Sambo Remaja dan Junior 2025 resmi ditutup Minggu malam dengan pesta penutupan meriah dan hiburan atraktif.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....