Perpustakaan Nunukan Rapikan 45 Ribu Koleksi Buku Amburadul

  • 26 Feb 2026 22:32 WIB
  •  Nunukan

RRI.CO.ID. Nunukan: Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Nunukan melakukan pembemnahan manajemen koleksi buku dengan Memanfaatkan momentum bulan suci Ramadhan, perpustakaan daerah tengah melaksanakan stock opname atau pendataan ulang terhadap puluhan ribu koleksi buku referensi.

Pustakawan Ahli Muda, Haidir mengungkapkan stock opname merupakan bagian dari upaya pembersihan dan pembaruan koleksi yang telah rutin dilakukan sejak lima tahun terakhir. Namun, tahun 2026 adalah tahun krusial fokus sepenuhnya pada penataan koleksi hingga waktu yang belum ditentukan.

Sinkronisasi Data yang ‘Amburadul’

Haidir menjelaskan bahwa tujuan utama dari stock opname ini adalah untuk mengatasi ketidaksinkronan data yang selama ini terjadi. Laporan yang dikirimkan ke Perpustakaan Nasional (Perpusnas) dan Perpustakaan Provinsi seringkali bertolak belakang dengan kondisi fisik di lapangan.

"Selama ini data bisa dikatakan amburadul. Contohnya, jumlah buku fisik ada 500 eksemplar, tetapi di laporan hanya tercatat 300. Inilah yang ingin kita sinkronkan agar data yang ada di gedung sama persis dengan yang dilaporkan ke pusat," ujar Haidir. Selasa (24/02/2026).

Progres 16 Ribu Buku dan Digitalisasi INLISLite

Hingga saat ini, tim perpustakaan telah berhasil menata dan memvalidasi sebanyak 16.000 buku dari total target 45.000 eksemplar yang tersedia. Rangkaian proses ini melibatkan sistem INLISLite, sebuah aplikasi digital perpustakaan yang mencatat aktivitas peminjaman secara otomatis sesuai kartu pengunjung.

Selain pendataan, pihak perpustakaan juga melakukan penyaringan terhadap buku-buku yang sudah usang atau tidak layak pakai. Buku yang tidak lagi relevan akan disisihkan untuk menjaga kualitas layanan dan kenyamanan pemustaka. MM

Rekomendasi Berita