Bisnis Kopi di Jalan Lingkar Nunukan Makin Menjanjikan

  • 27 Jan 2026 18:50 WIB
  •  Nunukan

RRI.CO.ID, Nunukan: Kawasan Jalan Lingkar Nunukan yang dulunya hanya sebagai jalur transportasi yang relatif sepi saat matahari terbenam, kini bertransformasi menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru. Menjamurnya usaha kopi kekinian menjadikan kawasan ini magnet bagi pelaku usaha kopi di Kabupaten Nunukan.

Jalan Lingkar yang berada di koridor pesisir menawarkan suasana berbeda dibandingkan kawasan pusat kota. Sensasi menikmati secangkir kopi sambil merasakan semilir angin laut serta menyaksikan kapal-kapal yang melintas, menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung.

Salah seorang pelaku usaha kopi, Aji Trisna Bhakti, menceritakan awal ketertarikannya untuk menekuni bisnis kopi sejak tahun 2018. Ketertarikan tersebut bermula setelah menonton film Filosofi Kopi yang mendorongnya mempelajari dunia kopi lebih dalam. Ia juga sempat mengikuti sejumlah pelatihan kopi saat masih menjalani masa kuliah di Kota Tarakan.

Menurut Aji, bisnis kopi memiliki potensi omzet yang cukup menjanjikan. Namun baginya, keuntungan finansial bukanlah tujuan utama semata, melainkan usaha kopi dimaknai sebagai sarana menambah pengalaman hidup sekaligus memperluas jejaring pertemanan baru.

“Kalau potensi bisnis kopi saat ini sangat berkembang, termasuk di Jalan Lingkar. Tetapi bagi saya pribadi, bisnis kopi bukan sekadar mencari keuntungan, melainkan juga menambah pertemanan,” ujar Aji Trisna Bhakti, Selasa (27/1/2026).

Baca Juga: Kebakaran di Nunukan Capai 27 Kasus Sepanjang 2025

Bisnis Kopi Kekinian

Saat ini, bisnis kopi telah berkembang jauh dari sekadar kopi hitam yang hanya dicampur dengan gula. Beragam varian rasa dan olahan kopi mulai digemari oleh berbagai kalangan masyarakat.

"Dulu kopi identik dengan kopi hitam dan gula untuk konsumsi rumahan. Namun sekarang, kopi sudah berkembang dengan berbagai varian rasa,” ucapnya.

Bagi masyarakat Nunukan, khususnya generasi milenial dan Gen Z, kawasan usaha kopi kini tidak hanya menjadi tempat untuk nongkrong. Kawasan ini juga dimanfaatkan sebagai ruang kerja alternatif, tempat diskusi komunitas, hingga spot foto estetik untuk media sosial.

Melihat perkembangan yang ada, bisnis kopi di Jalan Lingkar Nunukan diprediksi akan terus tumbuh. Dengan inovasi menu yang unik serta pelayanan yang prima, kawasan ini berpotensi menjadi salah satu ikon wisata kuliner unggulan, termasuk bisnis kopi di masa mendatang.

Rekomendasi Berita