Puasa Jalan, Gosip Terus, Batal Nggak?
- 27 Feb 2026 04:06 WIB
- Nunukan
RRI.CO.ID, Nunukan - Program Tauladan (Tanya Ustadz di Bulan Ramadhan) kembali mengangkat tema yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Dalam sesi yang digelar secara interaktif tersebut, topik “Puasa tapi gosip jalan terus, batal nggak ni?” menjadi pembahasan hangat yang menarik perhatian jamaah dan pendengar.
Menjadi Narasumber Di Pro2 RRI nunukan,Ustadz Harto menjelaskan bahwa secara hukum fikih, gosip atau ghibah memang tidak membatalkan puasa secara teknis. Namun, perbuatan tersebut dapat mengurangi bahkan menghilangkan pahala puasa. “Puasa itu bukan hanya menahan lapar dan haus, tetapi juga menahan lisan, pikiran, dan hati dari hal-hal yang tidak baik,” ujar Ustadz Harto( 26/2/2026).
Ia menambahkan bahwa dalam ajaran Islam, ghibah termasuk dosa yang diibaratkan seperti memakan bangkai saudara sendiri.
Menurutnya, jika seseorang tetap berpuasa namun lisannya terus digunakan untuk membicarakan keburukan orang lain, maka esensi puasanya menjadi rusak.“Kalau ditanya batal atau tidak, jawabannya tidak batal secara syariat. Tapi kalau ditanya rugi atau tidak, jelas sangat rugi. Bisa jadi yang didapat hanya lapar dan haus saja,” tegas Ustadz Harto dalam program Tauladan tersebut.
Di akhir acara, Ustadz Harto mengajak umat Islam untuk menjadikan Ramadhan sebagai momentum memperbaiki diri secara menyeluruh. Ia mengingatkan bahwa menjaga lisan adalah bagian penting dari kesempurnaan ibadah puasa, agar Ramadhan benar-benar menjadi bulan pembentuk pribadi yang lebih bertakwa.