Rapor Pendidikan Nisel Masih Rendah, Kadisdik Sebut Ini Tanggung Jawab Bersama
- 29 Sep 2026 08:15 WIB
- Nias Selatan
RRI.CO.ID, Nias Selatan - Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nias Selatan, Nurhayati Telaumbanua.mengakui bahwa capaian Rapor Pendidikan di daerah tersebut masih sangat rendah dan dipengaruhi berbagai faktor. Menurutnya, kondisi ini tidak dapat hanya menjadi tanggung jawab Dinas Pendidikan, Guru, maupun sekolah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan.
Ia mengatakan sekolah juga menghadapi keterbatasan sumber daya manusia dan fasilitas, termasuk kondisi geografis serta situasi sejumlah sekolah yang cukup ekstrem. Karena itu, Nurhayati mengapresiasi fasilitasi Program KREASI yang dinilai dapat memberikan pengetahuan dan informasi untuk mencari solusi peningkatan Rapor Pendidikan di Nias Selatan.
"Makanya KREASI akan memberi kita ilmu, informasi bagaimana menyikapi ini di Kabupaten Nias Selatan karena kalau hanya bidang Pendidikan dan Guru yang bertanggungjawab tentang hal ini semuanya tidak akan berhasil," ujarnya saat membuka pelaksanaan Lokakarya Analisis Rapor Pendidikan dan Peningkatan Anggaran Pendidikan untuk Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan yang digelar KREASI di Hotel Yonas, Jl. Pasir Putih, Teluk Dalam, Senin, 28 September 2026.
Memasuki tahun kedua pelaksanaan program, Nurhayati berharap capaian Rapor Pendidikan tidak berjalan di tempat ataupun mengalami penurunan, melainkan menunjukkan peningkatan secara berkelanjutan. Ia juga menyebut DPRD perlu terlibat dalam upaya tersebut, khususnya dalam pembahasan dan pengalokasian anggaran Pendidikan di tengah kondisi anggaran daerah yang mengalami penurunan dalam beberapa tahun terakhir.
Selain persoalan anggaran, ia menyoroti pentingnya penertiban dan sinkronisasi data, termasuk data anak tidak sekolah (ATS) yang menurutnya masih perlu dipastikan akurasinya karena terdapat perbedaan data di sejumlah kecamatan. Ia menilai data ATS yang tidak akurat dapat memengaruhi perencanaan dan kebijakan pendidikansehingga diperlukan kerja sama antara Pemerintah Daerah, Sekolah, Desa, Operator Desa dan pemangku kepentingan lainnya.
"Dinas Pendidikan sudah berupaya maksimal tetapi terbatas anggaran jadi ini akan menjadi lingkaran yang tidak berakhir kalau kita tidak mencoba menertibkan data ini," ungkapnya. Nurhayati menegaskan seluruh pihak memiliki tanggung jawab untuk mencari solusi agar Rapor Pendidikan Kabupaten Nias Selatan dapat meningkat pada 2027 terutama pada aspek literasi dan numerasi yang masih rendah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....