Bupati Sokhiatulo Laia Harap Kehadiran Bakamla RI Wujudkan Kemandirian Nisel

  • 16 Sep 2026 08:29 WIB
  •  Nias Selatan

RRI.CO.ID, Nias Selatan - Bupati Nias Selatan, Sokhiatulo Laia, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Pusat atas perhatian besar terhadap pembangunan di Kepulauan Nias, khususnya di Kabupaten Nias Selatan. Ia menilai dukungan ini sangat krusial mengingat letak geografis Kepulauan Nias yang dikelilingi perairan luas hingga ke wilayah terluar seperti Kecamatan Simuk.

Hal itu ia sampaikan dihadapan awak media usai pelaksanaan peletakan batu pertama pembangunan Stasiun Pemantauan Keamanan dan Keselamatan Laut (SPKKL) Bakamla RI di Kecamatan Fanayama, Selasa, 15 September 2026.

"Pemerintah berpesan kepada masyarakat supaya pembangunan ini kita kawal, kita berikan keamanan dan kenyamanan kepada pekerja supaya tidak ada kemalasan perhatian dari Pemerintah Pusat," ujarnya.

Kehadiran Bakamla RI dinilai menjadi solusi nyata atas maraknya kasus pelanggaran hukum dan tindak pidana kelautan yang kerap merugikan nelayan setempat. Selama ini, perairan Nias Selatan rentan terhadap aksi ilegal seperti pengeboman ikan hingga pencurian sumber daya laut oleh pihak tidak bertanggung jawab.

Selain tindak kejahatan perikanan, ancaman perlintasan warga asing ilegal melalui jalur laut juga menjadi perhatian khusus pemerintah daerah. Sokhiatulo optimistis bahwa sistem pemantauan yang ketat dari Bakamla RI akan mampu menghentikan masuknya warga asing tanpa izin yang sebelumnya sulit terdeteksi.

Langkah pengawasan ini sekaligus diharapkan dapat membenahi rantai tata niaga perikanan daerah yang selama ini dinilai kurang menguntungkan bagi pencatatan lokal. Kehadiran Bakamla RI diyakini mampu menjaga potensi bahari agar hasil tangkapan laut Nias Selatan terdata dengan baik serta tidak lagi diakui atas nama daerah lain seperti Sibolga.

(Foto: RRI/Anoverlis)

"Penjualan hasil laut, Sibolga yang punya nama tapi hasilnya dari Nias Selatan sehingga dengan kehadiran Bakamla ini mudah-mudahan membuat Nias Selatan bisa mandiri dalam mengelola potensi perikanan," kata Bupati Sokhiatulo Laia.

Dengan teratasinya berbagai persoalan kelautan tersebut, Bupati meyakini Nias Selatan akan bertransformasi menjadi daerah yang berdaya saing dan mandiri secara ekonomi. Pengawasan perairan yang tangguh menjadi kunci utama dalam melindungi hak-hak nelayan lokal serta mengoptimalkan pendapatan daerah dari sektor bahari.

Pemerintah Kabupaten Nias Selatan menegaskan komitmennya untuk memberikan dukungan penuh hingga seluruh tahapan proyek pembangunan ini rampung secara sempurna. Sokhiatulo berharap sinergi ini terus terjalin erat sehingga fasilitas Bakamla RI dapat segera beroperasi dan membawa manfaat seluas-luasnya bagi seluruh masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....