Hadiri Rapat DPD-RI, Wabup Yusuf Nache Sampaikan Aspirasi Pembangunan
- 15 Sep 2026 11:04 WIB
- Nias Selatan
RRI.CO.ID, Nias Selatan - Wakil Bupati Nias Selatan, Yusuf Nache menghadiri Rapat Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Subwilayah Barat I, yang berlangsung di Hotel Wyndham Panbil, Batam, Jumat, 11 September 2026. Rapat strategis ini fokus membahas penguatan koridor ekonomi serta pemulihan pascabencana untuk wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Pertemuan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPD RI, Sultan Bachtiar Najamudin. Turut hadir Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya, para Kepala Daerah se-Sumatera serta puluhan Anggota DPD RI.
Agenda utama rapat berpusat pada dua poin yaitu pembentukan ekosistem dan koridor ekonomi terintegrasi (Sumatera Economic Corridor) guna mengoptimalkan posisi strategis wilayah barat di jalur perdagangan internasional serta percepatan rehabilitasi serta rekonstruksi pascabencana banjir dan longsor di Aceh, Sumut, dan Sumbar dengan prinsip build back better, safer, and sustainable (membangun kembali dengan lebih baik, aman, dan berkelanjutan).
Dalam sesi diskusi, Yusuf Nache, memaparkan kondisi riil infrastruktur jalan yang rusak parah akibat longsor di wilayah Kabupaten Nias Selatan. Kerusakan ini dinilai melumpuhkan aktivitas dan perekonomian masyarakat.

Selain itu beberapa titik jalan yang rusak ia laporkan antara lain jalan lintas perbatasan Kabupaten Nias Selatan dan Kabupaten Nias di daerah Sindrodo, Kecamatan Bawolato. "Ruas jalan ini sudah hampir 6 bulan mengalami longsor tanpa penanganan, hingga kerap terjadi kecelakaan," ujarnya.
Ia juga menyoroti jalan lintas Lolowau menuju Kecamatan Onohazumba, Kecamatan Huruna, hingga Kecamatan Lolomatua yang berbatasan dengan Kabupaten Nias. Jalur tersebut dilaporkan sudah lebih dari 15 tahun sama sekali tidak tersentuh pembangunan.
Tidak hanya persoalan infrastruktur darat, Yusuf Nache juga menyuarakan krisis energi yang terjadi di Kabupaten Nias Selatan, khususnya di Kepulauan Batu. "Oleh karena itu saya mendesak adanya penambahan kuota minyak dan gas (migas) serta meminta kelancaran distribusi dari pihak Pertamina melalui penyediaan moda transportasi laut yang memadai," katanya menegaskan.
Ia menyampaikan bahwa Kabupaten Nias Selatan memiliki wilayah yang sangat luas dibanding Kabupaten/Kota lain di Kepulauan Nias. Dengan 35 Kecamatan, 459 Desa, dan 2 Kelurahan, Kabupaten Nias Selatan memerlukan perhatian yang lebih besar dalam hal pembangunan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....