Kemenag Nisel dan Lapas Telda Perpanjang Kerjasama Pembinaan Rohani

  • 19 Jun 2026 04:46 WIB
  •  Nias Selatan

RRI.CO.ID, Nias Selatan - Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nias Selatan, Fadlin Gea, S.Pd., menerima kunjungan Kepala Lapas Kelas III Teluk Dalam, Sukarno, A.Md.I.P., S.Sos., M.H., di ruang kerjanya, Kamis, 18 Juni 2026. Kunjungan ini sekaligus bertujuan perpanjangan Perjanjian Kerja kedua instansi dalam hal pembinaan rohani bagi warga binaan.

Kerja sama tersebut mencakup kegiatan penyuluhan keagamaan, bimbingan rohani, serta pendampingan spiritual. Penandatanganan Perjanjian Kerjasama dilaksanakan di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nias Selatan.

Dilansir dari Humas Kemenag Nias Selatan, kegiatan ini merupakan wujud komitmen lanjutan kedua instansi tersebut dalam memberikan layanan pembinaan yang berkelanjutan kepada warga binaan. Dengan demikian mereka memiliki bekal moral, spiritual dan mental yang lebih baik saat kembali ke tengah masyarakat.

"Pembinaan rohani memiliki peran penting dalam proses pemasyarakatan. Melalui kegiatan penyuluhan dan bimbingan keagamaan yang dilaksanakan secara rutin, warga binaan diharapkan dapat meningkatkan pemahaman keagamaan, memperbaiki perilaku, serta membangun kesadaran untuk menjalani kehidupan yang lebih positif dan produktif," ujar Kepala Lapas Kelas III Teluk Dalam, Sukarno.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nias Selatan, Fadlin Gea, S.Pd menyambut baik kedatangan jajaran perpanjangan kerja sama tersebut. Menurutnya, sinergi antara Kementerian Agama dan Lembaga Pemasyarakatan merupakan langkah strategis dalam mendukung pembinaan mental dan spiritual warga binaan sebagai bagian dari upaya pembentukan karakter yang berkelanjutan.

"Kami mengapresiasi kepercayaan dan komitmen Lapas Kelas III Teluk Dalam untuk terus melibatkan Kementerian Agama dalam program pembinaan rohani bagi warga binaan. Kami berharap kerja sama ini dapat semakin memperkuat pembinaan spiritual sehingga warga binaan memiliki motivasi untuk memperbaiki diri dan siap kembali berkontribusi secara positif di tengah masyarakat," kata Fadlin Gea.

Dengan diperpanjangnya perjanjian kerja sama ini, kedua instansi berharap program penyuluhan dan bimbingan rohani dapat berjalan lebih optimal serta menjangkau seluruh warga binaan sesuai kebutuhan pembinaan masing-masing. Kerja sama tersebut juga diharapkan menjadi salah satu kontribusi nyata dalam mewujudkan sistem pemasyarakatan yang tidak hanya berorientasi pada penegakan hukum, tetapi juga pada pembinaan kepribadian dan peningkatan kualitas hidup warga binaan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....