Kemenag Nisel Sambut Baik Lanjutan Program Kreasi dari Save The Children

  • 03 Jun 2026 21:05 WIB
  •  Nias Selatan

RRI.CO.ID, Nias Selatan - Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nias Selatan melalui Kasubbag TU, Mila Karmila Sitompul, S.Pd.I., M.M., menerima audiensi Save the Children, Selasa, 2 Juni 2026. Audiensi ini bertujuan dalam rangka koordinasi dan konsultasi terkait penetapan sekolah dampingan Program Kreasi Tahun 2026.

Pertemuan ini membahas rencana pelaksanaan program sekaligus memperkuat sinergi dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Nias Selatan. Pada kesempatan tersebut, Save the Children memaparkan perkembangan pelaksanaan Program Kreasi yang kini memasuki tahun kedua.

Reinhard Simanjuntak selaku perwakilan Save The Children menyampaikan pada tahun kedua pelaksanaan Program Kreasi akan berfokus pada sekolah dan Madrasah yang berada di wilayah Kepulauan Batu dan sekitarnya. Kondisi geografis yang terpisah oleh lautan membuat akses menuju sejumlah sekolah masih bergantung pada transportasi laut menggunakan kapal kayu maupun kapal berukuran kecil.

"Tahun kedua ini, ada tiga Madrasah yang akan menjadi sekolah binaan dalam pelaksanaan Program Kreasi dari Save The Children," kata Reinhard seperti dilansir dari Humas Kemenag Nias Selatan.

Menurut Reinhard, ketiga Madrasah tersebut adalah MIN 2 Nias Selatan, MIS Muhammadiyah Kelurahan Pasar Pulau Tello dan MIS Tarbiyatul Hasanah Pulau-Pulau Batu Timur.

Melalui Program Kreasi, Save The Children berharap peningkatan kompetensi Guru dan kualitas layanan pendidikan di wilayah Kepulauan dapat diwujudkan. Oleh karena itu, koordinasi dengan Kemenag Nias Selatan terus dilakukan untuk memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai kebutuhan di lapangan.

Menanggapi hal tersebut, Kasubbag TU, Mila Karmila Sitompul, menyambut baik keberlanjutan Program Kreasi di Kabupaten Nias Selatan. Ia menyampaikan bahwa pada tahun pertama pelaksanaan program telah terlihat berbagai terobosan dan peningkatan kapabilitas Guru, khususnya guru Madrasah.

"Karena itu saya berharap pelaksanaan tahun kedua dapat berjalan dengan lancar," ujarnya.

Selain itu bisa menjangkau lebih banyak Pendidik dan memberikan dampak positif yang lebih luas bagi dunia Pendidikan khususnya di wilayah Kepulauan.

Lebih lanjut, Mila berharap kondisi geografis dan jarak tempuh yang cukup jauh menuju wilayah Kepulauan Batu tidak mengurangi semangat tim Program Kreasi dalam melaksanakan berbagai kegiatan pendampingan, pelatihan dan workshop. Menurutnya, daerah-daerah Kepulauan justru membutuhkan perhatian yang lebih besar agar memperoleh akses yang sama terhadap program peningkatan mutu pendidikan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....