Pemerintah Desa Sambut Baik Penyusunan Perdes Perlindungan Anak
- 19 Mei 2026 22:59 WIB
- Nias Selatan
RRI.CO.ID, Nias Selatan - Workshop Penyusunan Peraturan Desa (Perdes) tentang Perlindungan Anak yang digelar oleh LOB Ministries mendapat apresiasi positif dari para kepala desa yang hadir. Kegiatan yang turut difasilitasi oleh Wahana Visi Indonesia (WVI) dan Pemerintah Kabupaten Nias Selatan tersebut dinilai menjadi langkah penting dalam memperkuat perlindungan anak di tingkat desa.
Kepala Desa Ete Batu, Kecamatan Fanayama, Atniusman Halawa, menyampaikan bahwa adanya kesepakatan antara pemerintah desa dan BPD menjadi fondasi kuat dalam penyusunan Perdes terkait perlindungan anak di masing-masing desa. Menurutnya, dukungan dari LOB dan WVI sangat membantu dalam memfasilitasi proses penyusunan regulasi yang berpihak pada kepentingan anak.
"Harapan kami supaya ini bisa diterima masyarakat dan disosialisasikan kepada masyarakat serta terlaksana dengan baik," kata Atniusman pada acara penutupan kegiatan, Selasa 19 Mei 2026. "Setelah koordinasi dengan biro hukum, Perdes yang sudah disepakati bisa berjalan dengan baik dan disetujui para pemangku kepentigan di Kabupaten."
Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa keberadaan Perdes ini akan memberikan kenyamanan bagi pemerintah desa dalam melindungi serta memenuhi kebutuhan anak-anak di wilayahnya. Dengan adanya dasar hukum yang jelas, Pemerintah Desa diyakini akan lebih maksimal dalam menjalankan program perlindungan dan pemenuhan hak anak.
Hal senada juga disampaikan Kepala Desa Hilifalawu Kecamatan Maniamolo, Irama Laia. Ia mengaku bersyukur atas tercapainya kesepakatan antara Kepala Desa dengan BPD sebagai syarat utama penyusunan Perdes tersebut.
"Kami sangat bersyukur sehingga dalam kesepakatan ini membawa kami dalam situasi yang memungkinkan kami lakukan kedepannya," ungkapnya. "Kami berterimakasih kepada LOB dan WVI yang telah memfasilitasi kegiatan ini."
Ia berharap setelah Perdes diverifikasi dan menjadi payung hukum di Desa Hilifalawu, masyarakat dapat menerima dengan baik sehingga anak-anak merasa nyaman, hak-haknya terpenuhi, dan cita-cita menciptakan generasi emas tahun 2045 dapat terwujud.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....