Warga Manfaatkan Gelondongan Kayu yang Terdampar di Bawozaua
- 04 Des 2025 10:42 WIB
- Nias Selatan
KBRN, Nias Selatan: Ribuan gelondongan kayu yang terdampar di Pantai Hiliduha, desa Bawozaua kecamatan Teluk Dalam, Nias Selatan masih tampak memenuhi kawasan pinggir pantai. Kejadian ini cukup mengundang perhatian warga maupun pengendara yang melintas di kawasan yang dekat dengan jalan nasional menuju Teluk Dalam tersebut.
Kayu-kayu yang terdampar itu kini mulai dimanfaatkan warga sekitar. Disisi jalan terlihat tumpukan kayu yang disusun warga dan siap digunakan untuk berbagai keperluan.
“Kalau tidak dimanfaatkan, bisa jadi sampah,” kata Ama Wika Duha, salah seorang warga yang ditemui di lokasi, Kamis (4/12/2025). “Hanya yang bisa digunakan saja yang kita ambil.”
Dari pantauan RRI, beberapa diantaranya mengangkut kayu-kayu yang masih bisa dimanfaatkan dan meletakkannya di pinggir jalan. Sementara sebagian lagi sedang memotong-motong gelondongan kayu besar agar lebih mudah diangkut ke pinggir jalan.
Baca juga Ribuan Kayu Gelondongan Terdampar di Pantai Bawozaua Nias
“Yang kecil-kecilnya ini bisa dijadikan kayu bakar,” ujarnya. “Kalau yang besar-besarnya harus dipotong-potong dulu pakai mesin senso baru bisa digunakan.”
Menurut Ama Wika, warga bebas untuk mengambil kayu-kayu tersebut. Namun harus menyediakan alat transportasi pengangkutan milik pribadi atau juga disewa, termasuk menyewa mesin senso.
“Kalau sekitar sini saja mungkin bayar ongkos mobilnya Rp60 ribu Rupiah,” tambah Ama Wika. “Kalau mesin sensonya kami sewa Rp600 ribu sehari.”
Gelondongan kayu yang terdampar sejak Minggu (30/11/2025) ini masih menjadi tontonan warga. Kayu-kayu ini diduga merupakan material sisa banjir dan longsor yang melanda di daratan Sumatera dan terbawa arus hingga ke perairan Kepulauan Nias.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....