Ribuan Kayu Gelondongan Terdampar di Pantai Bawozaua Nias

  • 02 Des 2025 08:29 WIB
  •  Nias Selatan

KBRN, Nias Selatan: Kawasan pesisir Desa Bawozaua, Kabupaten Nias Selatan, mendadak dipenuhi ribuan batang kayu gelondongan pada Senin (1/12/2025). Tumpukan sampah kayu ini diduga kuat merupakan material sisa banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di daratan Sumatera dan terbawa arus hingga ke perairan Kepulauan Nias.

Kepala Desa Bawozaua, Setuju Hati Harefa, kepada RRI menjelaskan kronologi kejadian tersebut. Menurutnya, tumpukan kayu tersebut awalnya terlihat dari kejauhan di tengah laut dan membentuk gugusan menyerupai pulau. Material tersebut kemudian terbawa ombak hingga akhirnya terdampar di bibir pantai sekitar pukul 14.00 WIB.

"Awalnya tampak seperti pulau dari jauh. Sekarang sudah terdampar menutupi sepanjang kurang lebih dua kilometer di pantai Desa Bawozaua," ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa fenomena ini sangat mengganggu aktivitas masyarakat setempat. Para nelayan kini tidak dapat melaut untuk melakukan aktivitas penangkapan ikan karena akses perahu tertutup total oleh batang kayu.

Selain melumpuhkan ekonomi nelayan, keberadaan kayu gelondongan ini juga mencemari lingkungan pantai yang selama ini terjaga. Ia juga menyatakan keheranannya melihat banyaknya kayu yang hanyut dalam kondisi belum terolah.

Menyikapi hal ini, Setuju Hati menekankan pentingnya perhatian serius dari pemerintah. "Kami berharap ada solusi dari pemerintah untuk mengawasi masalah sampah ini, terutama di tengah bencana dan cuaca ekstrem yang sedang melanda wilayah Sumatera Utara saat ini," tegasnya.

Meski menjadi ancaman lingkungan, situasi ini dimanfaatkan oleh sebagian warga desa. Masyarakat terlihat berupaya memilah dan mengumpulkan kayu yang dianggap masih memiliki kualitas baik untuk dimanfaatkan kembali, meskipun mereka harus menghadapi tantangan berat akibat padatnya tumpukan material di bibir pantai.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....