Pembinaan Keagamaan Rutin, MTsN Nisel Gelar Pesantren Ramadan
- 26 Feb 2026 12:36 WIB
- Nias Selatan
RRI.CO.ID, Nias Selatan - MTsN Nias Selatan resmi membuka kegiatan Pesantren Ramadhan pada Selasa, 24 Februari 2025, bertempat di Aula MTsN Nias Selatan. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh peserta didik dengan didampingi oleh tenaga pendidik dan kependidikan.
Pembukaan Pesantren Ramadhan ini menjadi bagian dari program pembinaan keagamaan yang rutin dilaksanakan setiap tahun selama bulan suci Ramadhan. Melalui kegiatan ini, Madrasah berupaya menciptakan suasana religius di lingkungan sekolah serta membangun kebiasaan positif dalam meningkatkan kualitas ibadah peserta didik.
Acara pembukaan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan doa bersama, kemudian dilanjutkan dengan laporan dari sekretaris panitia. Dalam laporannya, Sekretaris Panitia, Rudi Siregar, M.Pd., menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan telah dipersiapkan secara matang, mulai dari penyusunan jadwal, pembagian tugas panitia, hingga teknis pelaksanaan kegiatan harian.
Ia menjelaskan bahwa Pesantren Ramadhan dirancang untuk memberikan pembinaan yang menyeluruh. Tidak hanya pada aspek pengetahuan agama, tetapi juga pada pembentukan karakter dan kedisiplinan siswa.
"Kami berharap seluruh peserta didik dapat mengikuti setiap kegiatan dengan penuh kesungguhan," ujarnya seperti dilansir dari Humas Kemenag Nias Selatan. "Dan menjadikan momen Ramadan ini sebagai kesempatan untuk memperbaiki diri serta meningkatkan kualitas ibadah."
Hal senada juga disampaikan Kepala MTsN Nias Selatan, Marnidar Tanjung, S.Pd.I., saat membuka kegiatan Pesantren Ramadhan ini. Dalam sambutannya ia menekankan bahwa Ramadhan merupakan bulan penuh keberkahan yang harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.
"Pesantren Ramadhan ini bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi menjadi wadah pembinaan spiritual dan karakter," kata Marnidar Tanjung. 'Ikutilah setiap rangkaian kegiatan dengan disiplin, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan."
Adapun rangkaian kegiatan Pesantren Ramadhan tahun ini meliputi ceramah keagamaan yang membahas materi akhlak dan ibadah, pembinaan karakter untuk membentuk sikap tanggung jawab dan kedisiplinan, pelaksanaan shalat dhuha berjamaah, serta kegiatan tahsin dan tahfiz Al-Qur’an. Melalui kegiatan tahsin, peserta didik dibimbing untuk memperbaiki bacaan Al-Qur’an sesuai kaidah tajwid, sedangkan tahfiz difokuskan pada pembiasaan menghafal ayat-ayat pilihan.