Kunjungi Pulau Nias, Prancis Tegaskan Kemitraan Budaya dengan Indonesia

  • 18 Jul 2026 13:51 WIB
  •  Nias Selatan

RRI.CO.ID, Nias Selatan –Duta Besar Prancis untuk Indonesia dan Timor Leste, Fabien Penone menegaskan bahwa hubungan kerja sama budaya antara Prancis dan Indonesia dibangun atas dasar kemitraan yang saling menguntungkan, bukan sekadar pemberian bantuan. Menurutnya, kolaborasi tersebut bertujuan menciptakan manfaat bersama melalui berbagai program di bidang kebudayaan.

Penegasan itu ia ungkapkan dalam kunjungan perdananya ke Kabupaten Nias Selatan, Jumat, Juli 2026. Menurutnya, kehadiran Kedutaan Besar Prancis di Pulau Nias menjadi bentuk nyata penguatan kerjasama kedua Negara khususnya dengan Provinsi Sumatera Utara.

Ia menjelaskan bahwa pemerintah Prancis selama ini turut mendukung promosi budaya Indonesia melalui kerja sama dengan Kementerian Kebudayaan. Bentuk kerja sama yang telah diperkuat meliputi sektor perfilman, desain, serta pelestarian warisan budaya yang dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan.

“Pada dasarnya, kami sangat senang mempromosikan budaya Indonesia, seperti yang telah kami lakukan bersama Kementerian Kebudayaan. Kami memperkuat kerja sama di bidang perfilman, desain, dan pelestarian warisan budaya,” ujarnya kepada RRI.

Dubes Prancis, Fabien Penone bersama Gubernur Sumatera Utara dan Kepala Daerah se-Kepulauan Nias melakukan tari Maluaya Si'oligo bersama masyarakat Desa Bawomataluo, Jumat, 17 Juli 2026. (Foto: RRI/Anoverlis)

Dalam kunjungannya ke Nias Selatan, Duta Besar Prancis mengaku terkesan dengan kekayaan warisan budaya yang dimiliki Kepulauan Nias. Ia menilai warisan budaya di daerah tersebut sangat luar biasa dan layak diperkenalkan kepada masyarakat internasional.

Menurutnya, salah satu langkah yang akan didorong adalah meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kepulauan Nias melalui promosi budaya. Selain itu, peluang kerja sama di bidang desain juga akan dijajaki guna memperkenalkan karya-karya desainer lokal ke pasar yang lebih luas.

“Saya akan kembali ke Jakarta. Namun, saya berjanji akan kembali lagi ke Kepulauan Nias,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan rencana kunjungan ke Museum Pusaka di Gunungsitoli yang disebutnya sebagai museum yang luar biasa. Ia mengaku sangat ingin melihat secara langsung berbagai artefak dan karya seni yang tersimpan di museum tersebut sebagai bagian dari kekayaan budaya Nias.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....