Kemenag Nisel Bahas Lanjutan Penegerian Dua Madrasah di Pulau-Pulau Batu
- 07 Mei 2026 22:46 WIB
- Nias Selatan
RRI.CO.ID, Nias Selatan - Plt. Kepala Seksi Pendidikan dan Bimas Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nias Selatan, Hj. Mars Pemilu Dawolo, S.Pd.I melaksanakan silaturahmi dengan Kepala Desa sekaligus Ketua Yayasan Suluh Nagari di Pulau Tello, Rabu 6 Mei 2026. Ia didampingi tim monitoring dan evaluasi, Syahmidar Tanjung, S.HI dan Resti Rahmayanti Tanjung.
Kegiatan tersebut turut didampingi oleh Kepala KUA Pulau-Pulau Batu, Ian Maisa Sembiring serta Kepala MTs Swasta Darul Mutaallimin. Pertemuan dilaksanakan dalam rangka melanjutkan usulan penegerian MAS Bahrul Ulum dan MTs Swasta Darul Mutaallimin.
| Baca juga: 31 CPNS Kemenag Nisel Dilantik jadi PNS |
Dalam pertemuan tersebut, pihak Yayasan Suluh Nagari menyampaikan kesediaannya untuk menyerahkan pengalihan sertifikat yayasan menjadi hak milik Kementerian Agama Kabupaten Nias Selatan. Pengalihan status kepemilikan tersebut merupakan salah satu syarat utama dalam proses penegerian madrasah swasta menjadi Madrasah Negeri.
Ketentuan tersebut mengacu pada Peraturan Menteri Agama Nomor 14 Tahun 2014 tentang pendirian dan perubahan status Madrasah. Dengan adanya kesiapan dari pihak Yayasan, proses pengusulan penegerian diharapkan dapat berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Upaya penegerian ini sebenarnya telah dimulai sejak September 2025 melalui koordinasi awal antara pihak yayasan dengan Plt. Kepala Seksi Pendidikan dan Bimas Islam. Setelah itu, koordinasi terus ditindaklanjuti bersama Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara.
Berbagai langkah dilakukan guna memastikan seluruh persyaratan administrasi dan teknis dapat dipenuhi dengan baik. Komunikasi yang intensif antara yayasan dan Kementerian Agama menjadi bentuk keseriusan bersama dalam mewujudkan madrasah negeri di Pulau Tello.
Hj. Mars Pemilu Dawolo, menyampaikan bahwa proses penegerian ini merupakan harapan besar masyarakat dan dunia Pendidikan di wilayah Pulau Tello. Selain itu, status negeri juga diyakini dapat membuka peluang pengembangan sarana dan prasarana pendidikan yang lebih baik sehingga seluruh pihak diharapkan terus mendukung dan mengawal proses pengusulan tersebut hingga terealisasi.
Sementara itu, pihak Yayasan Suluh Nagari juga berharap agar guru-guru honor yang selama ini mengabdi di MAS Bahrul Ulum tetap dapat diberdayakan sebagai Tenaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan apabila penegerian berhasil diwujudkan. Para Guru honor dinilai memiliki dedikasi tinggi dalam mendukung proses pembelajaran dan perkembangan Madrasah selama ini.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....