Renungan Kristen: Kehadiran Yesus adalah Wujud Kasih Allah Kepada Dunia
- 02 Mar 2026 20:19 WIB
- Nias Selatan
RRI.CO.ID, Nias Selatan - Berbicara tentang kasih secara umum tentunya dipahami sebagai tindakan atau sikap yang menunjukkan kepeduliaan terhadap seseorang. Biasanya kasih ditujukan kepada mereka yang memiliki hubungan yang dekat, misalnya antara suami dan istri, orang tua dengan anak, atau teman.
Namun, kasih Allah sangatlah jauh berbeda dengan kasih duniawi. Kasih Allah merupakan wujud kasih yang sesungguhnya karena Allah rela mengutus Yesus Kristus ke dunia untuk menyelamatkan orang berdosa.
'Kasih Allah Besar Akan Dunia' merupakan tema khotbah yang disampaikan Pdt. Citra Dewi Mendrofa, S.Th dihadapan Jemaat GNKP-Indonesia Teluk Dalam, Nias Selatan, Minggu 1 Maret 2026. Tema khotbah ini diambil dari Yohanes 3:1-17.
"Kasih duniawi bisa berubah karena berbagai sebab seperti perbedaan pendapat, keegoisan, dan lain sebagainya," kata Pdt. Citra. "Tetapi Firman Tuhan menegaskan bahwa kasih Allah kepada manusia sangat besar dan tak terpisahkan."
Ia mengemukakan, pada ayat 16 merupakan bukti kasih Allah kepada manusia yaitu mengaruniakan AnakNya yang tunggal, Yesus Kristus. Allah menganugerahkan keselamatan kepada setiap orang yang percaya kepadaNya.
"Ayat ini adalah ayat emas," ungkapnya. "Inilah bukti kasih Allah yakni mengutus AnakNya yang tunggal."
Dengan percaya padaNya, lanjut Pdt. Citra, umat manusia akan memperoleh hidup yang kekal. Untuk itu, agar meraih kehidupan yang kekal, manusia harus melakukan dua hal.
Pertama, lahir baru, yaitu dengan meninggalkan seluruh perbuatan kegelapan dan hidup dalam terang. Kedua, beriman atau percaya kepada Yesus, dengan menyerahkan seluruh kehidupan ke dalam tanganNya.