Renungan Minggu; Inilah Cara Allah Hadir Menyelamatkan Manusia

  • 11 Jan 2026 22:46 WIB
  •  Nias Selatan

RRI.CO.ID, Nias Selatan - Ketika menghadapi permasalahan atau penderitaan, seringkali manusia meragukan kehadiran Allah. Manusia bertanya-tanya apakah Allah benar-benar mendengarkan keluh kesah yang dihadapi dan mau melepaskan manusia dari pergumulan tersebut.

Hal ini juga dialami oleh bangsa Israel saat berada dalam pembuangan di Babel. Mereka begitu putus asa dan merasakan tidak ada harapan.

Namun, dengan perantaraan nabi Yesaya, Tuhan memastikan bahwa Ia tidak akan meninggalkan umatNya. Seperti tertulis dalam bahan bacaan Minggu, 11 Januari 2026, yakni Yesaya 42:1-9.

Bacaan ini menjadi tema khotbah yang disampaikan Pdt. Citra Dewi Mendrofa, S.Th dihadapan Jemaat GNKP-Indonesia Teluk Dalam. Dengan tema "Allah Menyatakan Keselamatan", Pdt. Citra menuturkan tiga cara Allah hadir dalam menyelamatkan manusia.

"‎Pertama, seperti tertulis dalam ayat satu bahwa Allah sendiri yang mengutus seseorang yang bisa menyelamatkan umatNya," ujarnya. "Itulah mengapa Allah mengutus Yesus Kristus ke dunia untuk menyelamatkan manusia yang baru kita rayakan kehadiranNya."

Tetapi karya keselamatan itu, lanjut Pdt. Citra, tidak hanya berhenti pada kelahiran Yesus. Namun berlanjut pada pengorbananNya di kayu salib.

‎Kedua, dalam ayat 2-7, cara Allah hadir menyelamatkan manusia adalah dengan kehadiran Mesias atau Yesus Kristus. Yesus datang ke dunia dengan penuh kerendahan hati, penuh kasih, tanpa kekerasan.

"Mahatma Ghandi juga memiliki ajaran yang disebut Ahimsa, yaitu sebuah ajaran yang melarang menyakiti makhluk hidup, atau tanpa kekerasan," ungkapnya. "Ajaran ini juga ‎bisa menjadi teladan bagi kita."

Sedangkan cara yang ‎ketiga, tertulis dalam ayat 8-9, adalah mengimani bahwa Tuhan adalah satu-satunya Allah. "Agar kita selamat maka percaya hanya ada satu Allah, berpengharapan hanya pada satu Allah."

Diakhir khotbahnya, Pdt. Citra kembali mengingatkan bahwa Tuhan tidak akan meninggalkan umatNya. Sehingga ‎jika saat ini Anda menghadapi pergumulan, ingatlah janji Allah dalam ayat 4 yang berbunyi "Ia sendiri tidak akan menjadi pudar dan tidak akan patah terkulai, sampai ia menegakkan hukum di bumi; segala pulau mengharapkan pengajarannya".

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....