Sambut Nataru Bandara Radin Inten II Siapkan Tiga Aspek Utama
- 16 Des 2024 12:37 WIB
- Bandar Lampung
KBRN, Bandar Lampung: Menjelang angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024, General Manager Angkasa Pura II Kantor Cabang Bandara Radin Inten II Lampung, Khaerul Assidiqi, menyampaikan pihaknya telah mempersiapkan tiga aspek utama untuk memastikan kelancaran operasional, yaitu people, facility, dan process.
Khaerul menjelaskan dari sisi sumber daya manusia (SDM), personel bandara tetap bertugas sesuai dengan tanggung jawabnya. Pihaknya juga menjalin kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, seperti BMKG, AirNav, Dinas Perhubungan, Basarnas, TNI, Polri, dan instansi terkait lainnya.
“Kolaborasi ini bertujuan untuk memastikan seluruh pihak terkait siap mendukung kelancaran operasional bandara selama periode Nataru,” ujar Khaerul kepada RRI.co.id, Senin (16/12/2024).
Lebih lanjut Khaerul menuturkan dari aspek fasilitas, pihaknya memastikan Bandara Radin Inten II terus mempertahankan standar tinggi, baik di saat kondisi normal maupun pada musim puncak (peak season).
“Kami melakukan pengecekan ulang terhadap suplai listrik, genset, saluran air, dan peralatan lainnya untuk memastikan semua berfungsi dengan optimal,” katanya.
Sementara untuk aspek proses, lanjut Khaerul, Bandara Radin Inten II menerapkan kebijakan baru yang disebut Hold Baggage Security Check Point, di mana pemeriksaan X-Ray hanya dilakukan satu kali, berbeda dari sebelumnya yang dilakukan dua kali.
“Dengan sistem ini, alur penumpang menjadi lebih lancar. Kami berharap tidak ada lagi penumpukan di depan terminal,” ucapnya.
Ia juga menegaskan seluruh operasional tetap berjalan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku.
Khaerul menyebut selama periode Nataru, mulai 19 Desember 2024 hingga 5 Januari 2025, akan didirikan Posko Monitoring Nataru untuk memantau operasional dan memastikan pelayanan berjalan lancar.
Terkait jadwal penerbangan tambahan (extra flight), ia mengungkapkan Garuda Indonesia telah mengajukan jadwal tambahan pada 28 Desember 2024, dan 2 Januari 2025. Sementara itu dari segi lalu lintas, pihaknya memprediksi peningkatan trafik sebesar 35 persen dan jumlah penumpang hingga 70 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
"Puncak arus penumpang diperkirakan terjadi pada 21 Desember 2024 dan 4 Januari 2025 dengan total 5.000 penumpang per hari dan 28 pergerakan pesawat" katanya, merinci.
Khaerul optimistis pihaknya dapat memberikan pelayanan terbaik untuk menghadapi periode Nataru 2024, dengan mengedepankan sinergitas, kesiapan fasilitas, dan kelancaran proses operasional.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....