Produksi Padi Jateng Ditarget 11,8 Juta Ton di 2025

  • 16 Jan 2025 20:29 WIB
  •  Semarang

KBRN, Semarang : Kementerian Pertanian menargetkan hasil produksi padi di Jawa Tengah mencapai 11,8 juta ton di 2025. Target tersebut menjadi tantangan bagi Jawa Tengah untuk meningkatan luas tambah tanam (LTT).

Pj Gubernur Jateng, Nana Sudjana mengaku optimis akan target tersebut. Sebab Jawa Tengah merupakan penumpu pangan nasional. Jateng juga memiliki lahan yang subur.

“Untuk Jawa Tengah luas tanamnya mencapai 2,3 juta hektar, hasil produktivitasnya ditarget 11,8 juta ton. Ini suatu tantangan bagi kami, jelas ada peningkatan luas tambah tanam,” kata Nana saat Rapat Koordinasi Pencapaian Swasembada Pangan Provinsi Jawa Tengah di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang, Kamis (16/1/2025).

Selama 2024, realisasi hasil panen komoditas pangan di Jawa Tengah mencapai 8,8 juta ton padi. Adapun jagung pada angka 3,3 juta ton, dan kedelai kisaran 61 ribu ton.

Nana menekankan agar lebih bekerja keras turun ke lapangan, supaya target-target dari pemerintah pusat bisa diusahakan semaksimal mungkin. Sekretaris Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Kementarian Pertanian Akhmad Musyafak mendukung realisasi percepatan swasembada pangan.

Diantaranya lewat perbantuan alat dan mesin pertanian (alsintan). Peralatan itu berupa traktor roda dua dan empat, pompa air, dan alat panen yang terealisasi penuh pada 2024.

Untuk kebutuhan pupuk, lanjut Musyafak, Jawa Tengah mendapat jatah 1,38 juta ton, atau setara nilai Rp6,74 triliun. Dikatakan dia, aturan distribusi pupuk sudah banyak dipangkas, sehingga lebih mudah diperoleh petani.

“Aturan pupuk dari 145 peraturan sudah disederhanakan menjadi 41 Undang-Undang, 23 Peraturan Pemerintah, dan 6 Peraturan Presiden. Tidak lagi pakai kartu tani, cukup KTP. Petani yang belum terdaftar di e-RDKK (Elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok) bisa diusulkan sambil berjalan,” katanya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....