Aplikasi Belanja Online, Pedagang di Pasar Merana

  • 01 Okt 2024 17:40 WIB
  •  Makassar

KBRN, Makassar: Pedagang pasar tradisional Kampung Baru, Makassar, merasakan dampak negatif dari maraknya penggunaan aplikasi belanja online. Feni, seorang pedagang yang telah berjualan selama 22 tahun di pasar tersebut, mengungkapkan bahwa penjualan menurun drastis sejak pandemi COVID-19, dan tren ini terus berlanjut hingga kini.

"Semenjak corona, pembeli semakin sedikit. Sekarang orang lebih sering belanja online. Pasar ini jadi sepi dari ujung sampai ujung," ungkap Feni saat diwawancarai pada Selasa (1/10/2024).

Sebelum pandemi, Feni mampu meraup pendapatan antara tiga hingga empat juta rupiah per hari, namun kini penghasilannya tak mencapai satu juta rupiah per hari. Ia juga menyebutkan bahwa para pedagang yang biasa menitipkan dagangannya di tokonya kini ragu karena banyak yang tidak terjual.

“Orang-orang yang buat kue dulu titip sampai lima puluh biji, sekarang paling hanya sepuluh biji, dan itu pun belum tentu habis. Banyak yang tidak titip lagi karena merasa tidak laku, hanya balik modal," tambah Feni.

Kehadiran berbagai aplikasi belanja online seperti Gojek dan GoFood dinilai telah menurunkan minat masyarakat untuk berbelanja di pasar tradisional. Feni berharap pemerintah dapat memberikan dukungan untuk pedagang pasar yang tertekan oleh persaingan dengan platform digital.

"Aplikasinya terlalu banyak, gojek, gofood, semua itu bikin pedagang pasar mati. Dulu sebelum corona lancar-lancar saja. Sekarang kalau di bongkar pasar ini, mungkin kita tidak jual lagi, ngapain duduk-duduk terus," keluhnya.

Di tengah kondisi sulit ini, pedagang masih harus membayar sewa lapak. Feni menjelaskan bahwa ia membeli lapaknya 22 tahun lalu seharga enam puluh lima juta rupiah dan harus membayar tarif harian sebesar sepuluh ribu rupiah untuk tempat berjualannya, meskipun jumlah pembeli terus menurun.

Para pedagang di Pasar Kampung Baru berharap adanya solusi dari pemerintah agar pasar tradisional tetap bertahan di tengah gelombang digitalisasi yang semakin mendominasi

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....