Pelarangan Promosi Susu Formula Gratis Dukung ASI Eksklusif

  • 01 Agt 2024 03:45 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Dokter spesialis anak dr. Kurniawan Satria Denta menilai langkah pemerintah melarang pemberian susu formula gratis sebagai langkah penting mendukung pemberian ASI eksklusif. Ia mengatakan bahwa ASI sangat penting untuk memenuhi kebutuhan nutrisi bayi.

"Pelarangan pemberian susu formula gratis ini mendukung pemberian ASI eksklusif. ASI paling pas sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan bayi untuk mencerna," kata dr. Denta dalam perbincangan bersama Pro 3 RRI, Rabu (31/7/2024).

Ia menekankan bahwa ASI eksklusif memiliki banyak manfaat bagi bayi. Menurutnya, ASI membantu mengurangi risiko infeksi pada bayi.

"ASI eksklusif sangat penting untuk perkembangan sistem pencernaan bayi yang belum sempurna. Infeksi saluran cerna dan saluran napas bisa diminimalkan dengan pemberian ASI," ujarnya.

Lebih lanjut, dr. Denta menyatakan bahwa pemerintah perlu memperluas akses terhadap konselor laktasi. Ia berpendapat bahwa dokter dan bidan perlu mendapatkan insentif untuk mengambil sertifikasi konselor laktasi.

"Pemerintah harus memperluas akses konselor laktasi untuk mendukung ibu menyusui. Insentif bagi tenaga medis yang terlatih di bidang laktasi sangat diperlukan," ucapnya.

Denta juga mengungkapkan bahwa edukasi tentang ASI perlu ditingkatkan. Menurutnya, pengetahuan orang tua tentang pentingnya ASI masih terbatas.

"Orang tua harus diberi pemahaman lebih baik tentang pentingnya ASI eksklusif. Literasi mengenai ASI eksklusif harus ditingkatkan agar lebih banyak bayi yang mendapatkannya," j kata dia.

Denta juga menyoroti bahwa support system sangat penting untuk mendukung ibu menyusui. Tanpa dukungan yang kuat, ibu sering kali merasa ragu untuk memberikan ASI eksklusif.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....