BMKG Ungkap 14 Wilayah Berpotensi Cumulonimbus Hari Ini, Simak Daftar Lengkapnya
- 07 Okt 2026 12:26 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- BMKG mengeluarkan, peringatan terhadap potensi pertumbuhan awan cumulonimbus di sejumlah wilayah Indonesia pada Rabu, 7 Oktober 2026.
- Prakirawan BMKG Diah Ayu meminta, pengguna jasa penerbangan mencermati perkembangan awan hujan yang berpotensi muncul di sepanjang rute perjalanan.
- Pengguna transportasi udara, waspadai awan hujan atau cumulonimbus di sekitar Aceh, Sumatra Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara.
RRI.CO.ID, Jakarta - BMKG mengeluarkan, peringatan terhadap potensi pertumbuhan awan cumulonimbus di sejumlah wilayah Indonesia pada Rabu, 7 Oktober 2026. Fenomena tersebut, tersebar di tujuh wilayah daratan serta beberapa kawasan perairan yang perlu menjadi perhatian.
Prakirawan BMKG Diah Ayu meminta, pengguna jasa penerbangan mencermati perkembangan awan hujan yang berpotensi muncul di sepanjang rute perjalanan. Wilayah yang perlu diwaspadai, mencakup Aceh, Sumatra Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Papua, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan.
"Pengguna transportasi udara, waspadai awan hujan atau cumulonimbus di sekitar Aceh, Sumatra Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara. Wilayah Papua, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan," kata Diah dalam prakiraan cuaca BMKG dalam kanal resminya, Rabu, 7 Oktober 2026.
Selain wilayah daratan, ia mengatakan, potensi cumulonimbus juga terpantau di sejumlah jalur perairan Indonesia. Kawasan tersebut meliputi:
• Selat Malaka bagian utara
• Samudra Hindia sebelah barat Aceh
• Samudra Hindia sebelah barat Kepulauan Nias
• Samudra Hindia sebelah barat Kepulauan Mentawai
• Laut Natuna Utara
• Laut Sulawesi bagian barat
• Samudra Pasifik sebelah utara Maluku
Kondisi atmosfer yang mendukung pertumbuhan awan juga diprakirakan berkembang di sekitar Laut Natuna Utara dan Laut China Selatan. "Terpantau sirkulasi siklonik yang dapat membentuk area perlambatan angin sekaligus pertemuan angin di kawasan tersebut," ucapnya.
Situasi itu menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan dalam perkembangan cuaca di wilayah sekitarnya. Masyarakat yang hendak bepergian, disarankan menyesuaikan aktivitas dengan kondisi terbaru dan mengikuti informasi operasional yang disampaikan bandara maupun maskapai.
Hujan dan Petir Masih Berpotensi Terjadi
Di luar peringatan cumulonimbus, BMKG juga memprakirakan hujan dengan intensitas berbeda di sejumlah kota pada Rabu. Tanjung Selor berpotensi mengalami hujan yang disertai petir, sementara Bengkulu diprediksi diguyur hujan dengan intensitas sedang.
Hujan ringan berpeluang terjadi di Medan, Pekanbaru, Padang, Bandar Lampung, Jakarta, Serang, Bandung, Palu, Mamuju, Jayapura, dan Jayawijaya. Sementara itu, beberapa kota lainnya diprakirakan berada dalam kondisi berawan hingga cerah berawan.
Yogyakarta, Semarang, dan Surabaya termasuk wilayah yang berpotensi mengalami cuaca berawan tebal. Adapun Denpasar dan Kupang diprakirakan mengalami kondisi cerah berawan.
Gelombang Tinggi hingga 4 Meter
Peringatan BMKG, juga mencakup kondisi laut dengan potensi gelombang tinggi 2,5 hingga 4 meter. Kondisi itu berpeluang terjadi di wilayah:
• Samudra Hindia sebelah barat Kepulauan Mentawai hinga Lampung
• Samudra Hindia sebelah selatan Banten hingga Nusa Tenggara Barat.
Kondisi tersebut perlu menjadi perhatian bagi masyarakat yang melakukan aktivitas pelayaran maupun kegiatan di wilayah pesisir. Pelaku kegiatan laut diimbau mempertimbangkan kondisi cuaca sebelum beraktivitas dan terus memantau pembaruan informasi meteorologi.
Selain gelombang tinggi, potensi banjir pesisir atau rob juga menjadi perhatian BMKG. Masyarakat di pesisir Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Tengah diminta menyesuaikan aktivitas dengan kondisi pasang air laut.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....