Kepala KSP Ungkap Buruh Dukung Pertumbuhan Ekonomi Stabil

  • 06 Okt 2026 22:15 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Buruh menyampaikan dukungan terhadap pemerintah untuk pertumbuhan ekonomi
  • Organisasi buruh mendukung pengusaha untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif dan memiliki daya saing dengan negara lain
  • Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea mengapresiasi konsistensi Presiden Prabowo Subianto terhadap nasib buruh

RRI.CO.ID, Jakarta- Kepala Staf Kepresidenan Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan buruh mendukung pertumbuhan ekonomi sesuai yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto. Kepala Negara menargetkan pertumbuhan ekonomi 6-8 persen.

"Saya kira kita sepakat tadi teman-teman dari serikat buruh akan mendukung. Kemudian kita betul-betul bisa mewujudkan dan menunjukan bahwa Indonesia siap untuk menerima investasi dari negara mana pun dan siap mendukung pertumbuhan ekonomi," kata Listyo Sigit Prabowo kepada wartawan di kantornya, Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa, 6 Oktober 2026.

Ia juga mengatakan buruh mendukung pengusaha untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif dan memiliki daya saing dengan negara lain. Mantan Kapolri itu berharap, dengan dukungan dari buruh, target Presiden Prabowo untuk pertumbuhan ekonomi tercapai.

“Apa yang diharapkan oleh Bapak Presiden untuk mencapai pertumbuhan ekonomi, dan salah satunya dari sektor hilirisasi, sektor industrialisasi, karena kita memiliki cukup sumber daya alam. Jumlah penduduk yang cukup besar, dan tingkat produktivitas yang baik, dan tentunya ini akan mendorong iklim investasi yang ada di Indonesia betul-betul bisa memiliki daya saing,” katanya.

Sementara itu, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea mengapresiasi konsistensi Presiden Prabowo Subianto terhadap nasib buruh. Salah satunya adalah disahkan Undang-Undang Perlindungan Ketenagakerjaan.

“Ini kemajuan luar biasa Undang-Undang Perlindungan Ketenagakerjaan, dan juga menjadi bukti konsistensi janji dari Presiden Prabowo Subianto pada saat May Day dibuktikan. Jadi sekali lagi terima kasih, walaupun tidak ada yang puas 100% kan tidak mungkin,” katanya menegaskan.

“Dari draf yang kami ajukan kepada DPR dan pemerintah, 90% diadopsi di dalam Undang-Undang Perlindungan Ketenagakerjaan. Sekali lagi, terima kasih Pak Sigit (Listyo Sigit) atas peran besarnya dalam menjaga ruang demokrasi dan akhirnya Undang-Undang Perlindungan Ketenagakerjaan dapat terbentuk hari ini,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....