Hanura Perkuat Struktur Akar Rumput untuk Pemilu 2029
- 06 Okt 2026 13:18 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Partai Hanura terus memperkuat struktur organisasi hingga tingkat akar rumput sebagai persiapan menghadapi Pemilu 2029 mendatang. Penguatan tersebut dilakukan melalui konsolidasi internal yang telah menjangkau 21 provinsi dari total 38 provinsi Indonesia.
Ketua Tim Task Force DPP Hanura, Patrice Rio Capella, mengatakan konsolidasi memberikan gambaran kondisi organisasi secara langsung.
Menurutnya, semangat dan militansi kader di berbagai daerah menjadi modal penting menghadapi kontestasi demokrasi mendatang.
"Dari 21 provinsi yang kami datangi, tidak ada keraguan, dan tidak ada sikap yang meragukan, Hanura mampu bangkit dan meraih hasil lebih baik pada Pemilu 2029 mendatang secara bersama," kata Rio usai konsolidasi dan rapat teknis Tim Task Force DPP Hanura dengan jajaran Hanura Riau di Hotel Grand Central, Pekanbaru, Riau, Selasa, 5 Oktober 2026.
Dalam kunjungan tersebut, Rio didampingi Sekretaris Task Force Phil Hanurani Prajanto dan Bendahara Task Force Indah Sri Rezeki.
Turut mendampingi empat anggota Task Force, yakni Ratna Ester Lumban Tobing, Yossie Indra Pramana, Che Raihan, serta Yusuf.
Tim Task Force bertemu jajaran Dewan Pimpinan Daerah dan Dewan Pimpinan Cabang Hanura se-Provinsi Riau. Pertemuan tersebut juga melibatkan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah dari Partai Hanura se-Provinsi Riau.
Dalam kegiatan tersebut, DPP Hanura memberikan bantuan sebesar Rp105 juta untuk mendukung penguatan struktur organisasi daerah. Bantuan tersebut diharapkan mendukung berbagai kegiatan konsolidasi hingga tingkat akar rumput secara berkelanjutan di daerah.
Rio mengatakan konsolidasi organisasi di 17 provinsi lainnya akan terus dilakukan untuk melengkapi struktur kepengurusan daerah.
Hanura menargetkan seluruh Pimpinan Anak Cabang atau pengurus tingkat kecamatan dapat terbentuk secara lengkap pada akhir Oktober 2026.
"Konsolidasi akan terus berjalan sampai semua Pimpinan Anak Cabang lengkap 100 persen pada akhir Oktober 2026," katanya. Upaya tersebut menjadi bagian dari persiapan organisasi untuk memperkuat mesin politik menghadapi Pemilu 2029 mendatang.
Menurut Rio, komunikasi dengan jajaran pengurus daerah dilakukan secara intensif selama rangkaian kunjungan Tim Task Force berlangsung. Komunikasi tersebut sekaligus menjadi ruang berbagi pengalaman mengenai pengelolaan organisasi dan peningkatan peran kepengurusan daerah.
Ia menilai penguatan struktur organisasi menjadi salah satu modal penting dalam mempersiapkan mesin politik Hanura menghadapi Pemilu.
Rio menyebut semangat kader saat ini berbeda dibandingkan kondisi menjelang Pemilu 2024 lalu di berbagai daerah.
"Hari ini, muncul optimisme, kepercayaan diri, dan semangat untuk menghadapi pemilu yang akan datang," ucapnya.. Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan adanya keyakinan kader terhadap masa depan Partai Hanura secara lebih kuat.
Rio mengakui pembangunan kembali struktur Hanura di seluruh provinsi membutuhkan waktu dan proses yang tidak singkat. Kondisi geografis Indonesia sebagai negara kepulauan menjadi salah satu tantangan dalam menjangkau berbagai daerah tersebut.
Namun, dia memastikan struktur organisasi Hanura dapat dilengkapi sesuai target yang telah ditetapkan oleh pengurus pusat. Setelah struktur lengkap, DPP Hanura dapat memfokuskan persiapan lebih lanjut menghadapi Pemilu 2029 secara lebih terarah.
Khusus Riau, Rio melihat perkembangan organisasi menunjukkan kemajuan positif dalam pembentukan struktur tingkat daerah dan kecamatan. Menurutnya, pembentukan DPC dan PAC Hanura di Riau sudah memasuki tahap penyelesaian sesuai target organisasi.
Rio juga menilai kepemimpinan Ketua DPD Hanura Riau, Arsadianto Rachman, membawa perubahan positif bagi organisasi menghadapi Pemilu.
Ia memastikan DPP Hanura tidak memiliki kekhawatiran terhadap perkembangan organisasi Hanura di Provinsi Riau saat ini.
Sementara itu, Ketua DPD Hanura Riau Arsadianto Rachman menegaskan kesiapan jajarannya menjalankan konsolidasi organisasi secara berkelanjutan. Menurutnya, penguatan struktur dan konsolidasi daerah menjadi bagian penting persiapan menghadapi Pemilu 2029 mendatang.
"Jajaran Hanura Riau akan menjalankan target yang disampaikan Tim Task Force," kata Arsadianto.
Ia optimistis semangat konsolidasi dan penguatan struktur mampu memperbaiki perolehan suara Hanura pada pemilu mendatang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....