Ledakan Pakuwon City Sebabkan Sejumlah Korban Terkena Luka Bakar

  • 06 Okt 2026 16:13 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Ledakan Pakuwon City menyebabkan sejumlah korban mengalami luka bakar.
  • Empat korban ditangani RS Haji Sukolilo, sementara korban lainnya dirawat di RSUD Dr. Soetomo.
  • Polisi masih menyelidiki penyebab pasti ledakan dan kemungkinan kelalaian.

RRI.CO.ID, Jakarta – Ledakan di kawasan Pakuwon City menyebabkan sejumlah korban mengalami luka bakar. Empat korban mendapat penanganan di RS Haji Sukolilo, sementara korban lainnya dirawat di RSUD Dr. Soetomo.

Kasat Binmas Polrestabes Surabaya Kompol Riz Andrian mendatangi rumah sakit setelah menerima laporan kejadian. Ia melihat langsung kondisi sejumlah korban yang telah dievakuasi dari lokasi ledakan.

“Dari pandangan mata, dari ujung bawah kaki sampai kepala itu terkena luka bakar. Tadi pagi saya langsung cek di sana, saya sampaikan bahwa tenang, sudah ditangani dokter,” katanya kepada PRO3 RRI, Selasa, 6 Oktober 2026.

Riz kemudian menyampaikan perkembangan kondisi korban berdasarkan informasi yang diterimanya. Ia berharap para korban dapat segera pulih setelah mendapatkan penanganan medis.

“Mudah-mudahan bisa segera pulih,luka bakar saja. Tidak ada yang meninggal,” katanya.

Ia menjelaskan, ledakan terjadi ketika pekerja melakukan persiapan dapur sebelum restoran mulai beroperasi. Aktivitas tersebut berlangsung sekitar pukul 07.00 WIB, sedangkan restoran dijadwalkan buka pukul 10.00 WIB.

Polisi, kata dia, memperoleh informasi awal mengenai keberadaan tiga tabung gas di lokasi kejadian. Ditemukan dua tabung berukuran 50 kilogram, sementara satu tabung lainnya berukuran 12 kilogram.

Riz mengatakan manajer restoran telah memberikan keterangan awal mengenai kondisi sebelum ledakan. Keterangan tersebut menjadi salah satu informasi yang sedang didalami kepolisian.

“Sudah ada tanda-tanda kebocoran gas, dan rencananya akan meninggalkan tempat, cuma sudah terburu untuk terpercik dan meledak. Itu yang saya dapatkan dari informasi korban yang saya tanya tadi pagi di rumah sakit,” katanya.

Kepolisian belum menyimpulkan penyebab pasti ledakan berdasarkan keterangan awal tersebut. Pemeriksaan resmi masih dilakukan petugas Reskrim dan Inafis bersama Polda Jawa Timur.

Polisi juga akan meminta keterangan pemilik, manajer, dan pihak lainnya terkait kondisi restoran. Pemeriksaan turut mencakup kemungkinan kelalaian serta perlengkapan keselamatan yang tersedia di lokasi.

“Termasuk pemilik, manajer, dan lain-lain kita akan tanyakan bagaimana kondisi restoran itu. Apakah ada kelalaian dan lain-lain, bagaimana safety atau perlengkapan keselamatan yang ada di restoran tersebut,” katanya.

Personel kepolisian masih berjaga di lokasi untuk mendukung proses penyelidikan. Personel Reskrim juga terus mengumpulkan informasi guna melengkapi pemeriksaan terkait ledakan.

Hasil penyelidikan akan disampaikan setelah kepolisian memperoleh data dan pemeriksaan yang valid. Polda Jawa Timur turut dilibatkan untuk memastikan kelengkapan data terkait kejadian tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....