Menperin Dorong Industri Jadi Pengungkit Ekonomi dan Penyerapan Tenaga Kerja
- 02 Okt 2026 14:26 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Menteri Perindustrian M. Sarmuji menekankan sektor industri sebagai pengungkit utama pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja nasional.
- Kementerian Perindustrian diminta untuk memperkuat koordinasi dan kerja sama antar jajaran dalam mengembangkan sektor industri sebagai fondasi pembangunan.
- Sektor industri dipandang vital bagi Republik Indonesia dalam mencapai target pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja.
RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Perindustrian M. Sarmuji mendorong sektor industri menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja. Ia meminta seluruh jajaran Kementerian Perindustrian bekerja bersama memperkuat sektor perindustrian sebagai tumpuan pembangunan.
Sarmuji menyebut sektor industri merupakan sektor yang sangat vital bagi Republik Indonesia. Menurutnya, industri menjadi tumpuan dan harapan untuk menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi serta penyerapan tenaga kerja.
“Bapak-bapak, Ibu-ibu yang saya hormati, kita semua tahu bahwa sektor industri adalah sektor yang sangat vital bagi republik ini. Sektor industri adalah tumpuan dan harapan agar kita bisa melakukan leverage bagi pertumbuhan ekonomi,” ujar Sarmuji dalam acara Serah Terima Jabatan di Kantor Kementerian Perindustrian, Jakarta, Jumat, 2 Oktober 2026.
Karena itu, Sarmuji meminta seluruh pejabat di lingkungan Kementerian Perindustrian bekerja bersama dan saling meringankan beban. Ia mengarahkan kerja bersama tersebut untuk mencapai tujuan bernegara dan menyejahterakan masyarakat melalui sektor perindustrian.
“Karena itu, kami meminta, saya meminta pada bapak-bapak, ibu-ibu, seluruh pejabat di lingkungan perindustrian, mari kita bersama-sama bahu-membahu. Saling meringankan beban, untuk mencapai tujuan kita bernegara, untuk mensejahterakan masyarakat Indonesia melalui sektor perindustrian,” katanya.
Sarmuji juga menyampaikan penghargaan kepada Menteri Perindustrian sebelumnya, Agus Gumiwang Kartasasmita. Ia menyebut Agus telah meletakkan dasar-dasar yang baik bagi gerak Kementerian Perindustrian untuk menjadi lebih baik.
“Kami juga memberikan penghargaan yang sebesar-besarnya pada Pak Agus Gumiwang Kartasasmita selaku pendahulu saya. Yang telah meletakkan dasar-dasar yang baik bagi gerak dan action kementerian perindustrian ini untuk menjadi yang lebih baik kemudian,” ucap Sarmuji.
Dalam menjalankan tugas, Sarmuji meminta jajaran Kementerian Perindustrian membangun narasi dan mimpi besar. Ia juga meminta jajarannya membaca setiap peluang untuk meningkatkan sektor industri sebagai tumpuan pembangunan.
“Kita harus memiliki mimpi-mimpi besar di kementerian ini. Kita harus membaca setiap peluang untuk meningkatkan sektor industri ini menjadi tumpuan bagi pembangunan kita,” ujar Sarmuji.
Sarmuji mengatakan peluang tersebut perlu dimanfaatkan untuk menjadikan sektor perindustrian sebagai pengungkit pembangunan ekonomi. Ia menyebut hal yang perlu dibicarakan, pihak yang ditemui, serta pihak yang diajak berkolaborasi akan ditentukan kemudian.
“Jangan berpikir kendalanya terlebih dahulu, mari kita berpikir opportunity-nya terlebih dahulu. Apa yang bisa kita lakukan untuk menjadikan sektor perindustrian ini menjadi pengungkit, menjadi leverage bagi pembangunan ekonomi kita,” kata Sarmuji.
Sarmuji kemudian menekankan pentingnya membangun mimpi besar agar sektor perindustrian semakin kuat. Ia juga meminta dukungan dari seluruh jajaran dan asosiasi industri.
“Tetapi yang paling penting adalah mari kita membangun mimpi-mimpi besar menjadikan sektor perindustrian ini menjadi lebih kuat lagi. Saya minta dukungan pada seluruh hadirin, pada asosiasi industri,” ucap Sarmuji.
Sarmuji juga menekankan pentingnya kolaborasi dalam menjalankan tugas. Ia meminta nasihat dari para menteri senior yang hadir dalam acara tersebut.
“Kita sangat penting untuk berkolaborasi. Saya juga minta nasehat, ada kebetulan menteri senior juga, Pak Saleh Husin,” kata Sarmuji.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....