Pakar Jelaskan Tahap Pemulihan Ketergantungan Narkoba dengan Prinsip 5R
- 30 Sep 2026 22:59 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Pemulihan ketergantungan narkoba tidak berakhir saat seseorang berhenti mengonsumsi zat terlarang, melainkan membutuhkan proses berkelanjutan untuk membangun kehidupan baru.
- Pendekatan holistik dalam penanganan adiksi harus melibatkan berbagai aspek kehidupan termasuk pengobatan, rehabilitasi, dukungan keluarga, dan reintegrasi sosial.
- Menurut dr. Lahargo Kembaren, psikiater bidang pengabdian masyarakat PP-PDSKJI, penanganan adiksi memerlukan tahapan bertahap yang komprehensif untuk hasil pemulihan optimal.
RRI.CO.ID, Jakarta - Pemulihan ketergantungan narkoba tak selesai saat seseorang berhenti mengonsumsi zat terlarang tersebut. Psikiater Bidang Pengabdian Masyarakat PP-PDSKJI, dr. Lahargo Kembaren menyebut proses ini butuh tahapan untuk bangun kehidupan baru.
Argo menilai penanganan adiksi perlu pendekatan holistik yang libatkan berbagai aspek kehidupan. Selain pengobatan, proses ini meliputi rehabilitasi, dukungan keluarga, dan reintegrasi sosial.
Ia menyebut prinsip 5R bisa jadi cara memulihkan ketergantungan narkoba. Lima tahapan itu: recognize, rehabilitasi, re-educate, reconnect, dan reintegrasi.
Tahap pertama, recognize atau mengenali kondisi ketergantungan beserta dampak dan konsekuensinya. Memahami masalah jadi dasar menentukan penanganan yang sesuai kondisi.
“Pertama, recognize kenali kalau sudah terkena gangguan dan apa dampak serta konsekuensinya, itu yang paling dasar,” kata Argo saat bercakap dengan Pro 3 RRI, Rabu, 30 September 2026.
Tahap kedua, rehabilitasi lewat terapi medis bersama tenaga profesional. Penanganan disesuaikan berdasarkan tingkat ketergantungan dan dampak pada kesehatan fisik serta mental.
Setelah rehabilitasi, tahap berikutnya re-educate yang fokus bangun kembali keterampilan hidup. Keterampilan ini diperlukan untuk hadapi tekanan dan kendala pasca-rehabilitasi.
Argo menjelaskan tahap reconnect yaitu bangun kembali hubungan dengan keluarga dan masyarakat. Dukungan lingkungan penting agar seseorang tak jalani pemulihan sendirian.
Tahap terakhir reintegrasi, yakni bantu seseorang kembali ke kehidupan sosial. Menurut Argo, seseorang bisa kembali sekolah, bekerja, berkarya, dan beraktivitas produktif.
Proses ini bukti pemulihan tak hanya fokus pada penghentian konsumsi narkoba. Pemulihan juga ditujukan untuk beri keterampilan dan dukungan mulai kehidupan baru.
“Yang terakhir reintegrasi, yaitu dia bisa kembali sekolah, bekerja, berkarya, dan juga bisa produktif. Tahapan-tahapan ini perlu dilakukan sehingga yang bersangkutan tetap punya masa depan,” ujarnya.
Argo mengingatkan keluarga agar tak beri stigma, label, atau penghakiman. Keluarga bisa dampingi anggota yang ketergantungan untuk dapat bantuan tenaga profesional.
“Jangan memberikan label, stigma, penghakiman terhadap mereka karena banyak faktor-faktor yang menyebabkan orang bisa ketergantungan narkoba. Kita dampingin, jadi orang yang siap membantu orang ketergantungan, sehingga bisa mewujudkan kehidupan baru bagi mereka,” katanya.
Tenaga profesional yang terlibat antara lain psikolog, psikiater, konselor, pekerja sosial, dan perawat jiwa. Dengan dukungan ini, pemulihan diharapkan berlanjut hingga seseorang kembali berfungsi produktif. (Shafira Nursyifa)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....