Indonesia Jajaki Pengalaman India Bangun Infrastruktur Publik Digital
- 30 Sep 2026 12:55 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria mengukuhkan komitmen Indonesia dalam membangun infrastruktur digital yang andal dan terpercaya untuk mendukung transformasi digital nasional.
- Fondasi atau 'rel' digital merupakan salah satu infrastruktur utama yang sedang dibangun untuk mengintegrasikan berbagai layanan publik secara seamless dan efisien.
- Indonesia melakukan audiensi strategis dengan Duta Besar India untuk memperkuat kerja sama bilateral di bidang komunikasi dan digital.
RRI.CO.ID, Jakarta - Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria mengatakan, Indonesia terus berupaya membangun infrastruktur digital yang andal untuk mendukung integrasi berbagai layanan publik. Hal itu disampaikan Nezar saat melakukan audiensi dengan Duta Besar India untuk Indonesia Sandeep Chakravorty di Kantor Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi), Jakarta, Rabu, 30 September 2026.
Menurutnya, salah satu upaya yang tengah dilakukan pemerintah adalah membangun fondasi atau "rel" digital untuk berbagai layanan publik. Infrastruktur tersebut diharapkan dapat memungkinkan layanan publik berjalan secara lebih terintegrasi.
"Indonesia memiliki kebutuhan serupa untuk memiliki infrastruktur publik digital yang kuat. Saat ini, kami sedang mengupayakannya," kata Nezar dalam keterangan resminya.
Dalam menyiapkan infrastruktur tersebut, Indonesia menjajaki pengalaman India dalam membangun infrastruktur publik digital yang terintegrasi. Menurutnya, praktik yang telah dikembangkan India dapat menjadi referensi untuk kemudian disesuaikan dengan kebutuhan dan tata kelola di Indonesia.
Penguatan "rel" digital tersebut antara lain mencakup sistem identifikasi, pembayaran, dan pertukaran data. Nezar berharap kerja sama Indonesia dan India dapat ditindaklanjuti melalui berbagai program konkret setelah pertemuan para pemimpin kedua negara.
Kerja sama tersebut, kata dia, dapat diawali dengan pengembangan berbagai aplikasi dan layanan pemerintah dalam ekosistem digital yang lebih terhubung. "Kami belajar dari sistem yang diterapkan di India agar bisa diadaptasikan di Indonesia," ucapnya.
"Beberapa kementerian dan lembaga masih memiliki sistem secara terpisah. Sehingga integrasi menjadi hal yang krusial," ujar Nezar.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....