Komitmen Presiden Prabowo Selamatkan Generasi Penerus Bangsa dari Narkotika
- 29 Sep 2026 18:05 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Presiden Prabowo Subianto menegaskan pencegahan penyalahgunaan narkotika di kalangan generasi penerus bangsa menjadi prioritas utama pemerintah.
- Kepala BRIN Arif Satria mengungkapkan komitmen Presiden dalam rapat terbatas di Istana Kepresidenan, Jakarta, untuk mendorong pencegahan penyalahgunaan narkotika di Indonesia.
- Penekanan pada pencegahan narkotika mencerminkan respons pemerintah terhadap maraknya penyalahgunaan narkotika di kalangan generasi muda Indonesia.
RRI.CO.ID, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto, menegaskan pencegahan penyalahgunaan narkotika di kalangan generasi penerus bangsa, menjadi prioritas pemerintah. Hal ini diungkapkan Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Arif Satria.
Ia menuturkan, dalam rapat terbatas (ratas) di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kepala Negara mendorong pencegahan penyalahgunaan narkotika di Indonesia. Hal ini dikatakannya, sebagai bentuk kepedulian Presiden Prabowo menyikapi maraknya penyalahgunaan narkotika dikalangan generasi penerus bangsa.
"Yang jelas tadi Bapak Presiden punya komitmen yang sangat-sangat kuat, untuk menyelamatkan generasi masa depan," kata Arif kepada wartawan, usai mengikuti ratas di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa, 29 September 2026.
Dalam hal ini Kepala BRIN mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo menginstruksikan seluruh jajaran kementerian/lembaga turut membantu penanganan penyalahgunaan narkotika. Ia menyebut, Kepala Negara meminta BRIN untuk mengembangkan riset dan inovasi pencegahan penyalahgunaan narkotika sejak dini.
Terkait pelibatan BRIN, Arif Satria menuturkan pihaknya akan memperkuat riset, untuk penanganan penyalahgunaan narkotika. Salah satunya dijelaskan Kepala BRIN, yakni riset dan inovasi dalam metode rehabilitasi penyalahgunaan narkotika.
"Kita diminta untuk memperkuat riset dan inovasi ya, berkaitan dengan soal upaya-upaya untuk menyelamatkan generasi ke depan itu. Termasuk di dalamnya adalah bagaimana memperkuat dan meningkatkan kualitas dan memperbanyak pusat-pusat rehabilitasi, bagaimana metodenya, dan sebagainya," ujarnya.
Bahkan selain itu Arif Satria menyebut, BRIN juga diminta Kepala Negara untuk melakukan riset alat deteksi dini penyalahgunaan narkotika. Sehingga dengan hal ini diharapkannya, dapat menekan pencegahan penggunaan narkotika di kalangan generasi penerus bangsa.
"Kita juga diminta untuk melakukan kajian berkaitan dengan alat-alat deteksi yang murah, yang kemudian bisa digunakan untuk melakukan pencegahan," imbuh Kepala BRIN.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....