Ombudsman Temukan Dugaan Pungli Rp150 Ribu per Minggu di Lapas Cibinong

  • 29 Sep 2026 21:05 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Ombudsman menemukan dugaan pungli 150 ribu rupiah per minggu di Lapas Cibinong.
  • Dugaan pungli diperoleh dari keterangan keluarga warga binaan setelah kunjungan.
  • Ombudsman akan menyampaikan saran perbaikan dan melibatkan Komisi II dalam pemantauan.

RRI.CO.ID, Jakarta - Ombudsman RI menemukan dugaan pungutan liar terhadap warga binaan di Lapas Kelas IIA Cibinong. Hal ini disampaikan Anggota Ombudsman, Syafrida Rasahan, dalam Rapat Komisi II DPR RI, Selasa, 29 September 2026.

Ia mengatakan, dugaan tersebut diketahui dari keterangan keluarga warga binaan yang ditemui setelah melakukan kunjungan ke lapas. “Kami menemukan pungli terhadap warga binaan, 150 ribu Rupiah per minggu di salah satu blok di area lapas,” ucap Syafrida.

Selain dugaan pungli, Ombudsman juga menemukan sejumlah persoalan terkait keamanan lapas. Hal ini termasuk area yang tidak memiliki pagar dan akses yang terhubung dengan blok tahanan.

Pihaknya juga menemukan pagar yang terlepas serta akses yang dinilai dapat terhubung dengan blok tahanan. Kondisi tersebut menjadi perhatian karena berpotensi mengganggu sistem pengamanan lapas.

Syafrida mengatakan aspek keamanan menjadi salah satu hal utama yang akan disoroti dalam saran perbaikan. Nantinya, hasil tersebut akan disampaikan kepada Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.

“Yang paling penting kami sorot adalah keamanan. Di Cibinong ini, pagarnya juga lepas, dan ada jalan yang tidak berpagar tetapi masih merupakan area lapas,” katanya.

Sementara itu, Komisi II DPR RI meminta Ombudsman RI memiliki standar baku dalam menilai pelayanan publik. Ketua Komisi II DPR, Rifqinizamy Karsayuda, mengatakan standar tersebut diperlukan agar pengawasan dan penanganan pengaduan memiliki indikator jelas.

“Kita ingin Ombudsman punya standar baku. Ketika turun melakukan pengawasan atau merespons pengaduan masyarakat, itu Ombudsman kayak punya kitab suci untuk menilai,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....