Pemerintah Uji Coba Ambulans Udara, Percepat Akses Layanan Kesehatan

  • 29 Sep 2026 11:53 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Pemerintah uji coba program ambulans udara
  • Program ambulans udara agar masyarakat mendapatkan layanan medis dengan cepat
  • Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan program ambulans udara disiapkan setelah pemerintah menyelesaikan pembangunan 22 rumah sakit baru pada 2026 di sejumlah kabupaten/kota.

RRI.CO.ID, Jakarta- Pemerintah uji coba program ambulans udara dengan menggelar latihan evakuasi medis menggunakan helikopter di Kabupaten Pesisir Barat, Lampung. Program ambulans udara untuk mempermudah masyarakat di daerah terisolasi atau sulit dijangkau melalui jalur darat mengakses layanan kesehatan.

Presiden Prabowo mengatakan program ambulans udara dengan menggunakan pesawat kecil yang dapat mendarat di lapangan-lapangan rumput, lapangan-lapangan pasir, bahkan mendarat di pinggir sungai. Helikopter akan membawa pasien ke rumah sakit rujukan sehingga pasien dapat ditangani dengan cepat.

Kepala Negara berharap kondisi geografis dan keterbatasan infrastruktur tidak lagi menjadi hambatan bagi masyarakat dalam memperoleh layanan kesehatan, terutama bagi mereka yang membutuhkan pertolongan darurat. Ambulans udara menjangkau wilayah terpencil di Indonesia.

“Kita akan membuat ambulans udara, helikopter-helikopter dengan pesawat kecil yang bisa mendarat di lapangan-lapangan rumput, di lapangan-lapangan pasir, bisa mendarat di pinggir sungai. Supaya tidak ada rakyat kita yang tidak bisa dievakuasi kalau dia sakit,” ujar Prabowo seperti dalam keterangan tertulis Bakom RI, Selasa, 29 September 2026.

Presiden Prabowo menyoroti warga yang meninggal akibat terlambat mendapatkan penanganan medis. Kondisi tersebut karena sulitnya menuju akses layananan kesehatan.

“Banyak ibu-ibu yang meninggal, karena menempuh jalan tujuh jam sampai sembilan jam pada saat melahirkan. Akhirnya, banyak ibu yang meninggal karena tidak ada jalan yang baik," ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan program ambulans udara disiapkan setelah pemerintah menyelesaikan pembangunan 22 rumah sakit baru pada 2026 di sejumlah kabupaten/kota. Puluhan rumah sakit tersebut , dibangun di wilayah yang sebelumnya belum memiliki rumah sakit.

Ia mengatakan, penguatan layanan kesehatan memang menjadi salah satu perhatian utama Prabowo selama ini. Oleh karena itu, program ambulans udara diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memperluas akses layanan kesehatan hingga ke daerah pelosok.

“Karena dalam kondisi darurat, waktu sangat berarti, insyaallah negara akan terus hadir, hingga ke pelosok negeri. Memperpendek jarak, mempercepat pertolongan, dan pada akhirnya menyelamatkan nyawa,” kata Teddy menegaskan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....