Perluas Akses Pendanaan untuk "Startup", Kemenekraf Gandeng Modal Ventura,
- 22 Sep 2026 13:50 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) dan Amvesindo menjajaki kerja sama untuk mendorong perkembangan perusahaan "startup".
RRI.CO.ID, Jakarta – Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) tengah menjajaki kolaborasi dengan Asosiasi Modal Ventura untuk Startup Indonesia (Amvesindo). Hal ini bertujuan untuk memperluas akses pendanaan non-perbankan bagi pelaku ekonomi kreatif terutam startup.
Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf), Teuku Riefky Harsya, mengatakan akses pendanaan dan investasi menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif. Menurut dia, nya, dukungan pembiayaan diperlukan agar potensi kreativitas, inovasi, dan budaya Indonesia dapat berkembang hingga ke pasar global.
Kolaborasi Kemenekraf dan Amvesindo juga membahas tantangan pendanaan yang dihadapi ekosistem startup digital Indonesia. Kerja sama diarahkan pada keberlanjutan pendanaan, matchmaking, pendampingan bisnis, jejaring pasar, serta sinergi pemerintah dengan organisasi bisnis.
“Presiden menempatkan ekonomi kreatif menjadi mesin baru pertumbuhan yang dimulai dari berbagai daerah,” ujarnya, Senin 21 September 2026. “Potensi kreativitas, inovasi, dan kekuatan budaya Indonesia harus didukung dengan ekosistem yang lengkap, termasuk akses pendanaan dan investasi.
Menekraf menegaskan kerja sama tersebut tidak boleh berhenti pada kegiatan seminar maupun pitching. Kemenekraf dan Amvesindo akan menyusun strategi persoalan yang menghambat pelaku ekraf mendapatkan akses modal dan mengembangkan bisnis.
Ketua Amvesindo, Eddi Danusaputro, mengatakan industri modal ventura kini semakin memperhatikan sektor bernilai tambah tinggi. Dunia usaha juga menyoroti startup yang memiliki jalur pertumbuhan dan profitabilitas lebih jelas.
Amvesindo juga mengembangkan Startup Maturation Map. Ini merupakan asesmen untuk melihat tingkat kematangan startup dari aspek tata kelola, SDM dan budaya, keuangan, risiko, serta teknologi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....