Produksi Cabai Rawit Tercatat Capai 132.926 Ton

  • 22 Sep 2026 09:30 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Produksi cabai rawit nasional September mencapai 132.926 ton
  • Sekitar 79 persen produksi cabai rawit berasal dari Pulau Jawa
  • Sumatera menyumbang sekitar 16 ribu ton dan Sulawesi sekitar 6 ribu ton
  • Luas panen September mencapai 11.773 hektare yang tersebar di 25 kabupaten
  • Sentra produksi siap memasok daerah yang mengalami kenaikan harga cabai

RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Pertanian (Kementan) mencatat produksi cabai rawit nasional pada minggu ketiga September 2026 mencapai 132.926 ton. Produksi tersebut tersebar dari Aceh hingga Papua dan berasal dari sejumlah sentra produksi cabai.

Direktur Sayuran dan Tanaman Obat Kementerian Pertanian (Kementan), Sudi Mardianto mengatakan sekitar 79 persen produksi cabai rawit nasional berasal dari Pulau Jawa. Sementara produksi di Sumatera mencapai sekitar 16 ribu ton dan Sulawesi sekitar enam ribu ton.

"Jadi posisi di minggu ketiga ini secara nasional produksi cabai rawit masih ada sekitar 132.926 ton, Pak Sekjen. Tersebar dari Aceh sampai ke Papua," katanya dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah di Jakarta, Senin 21 September 2026.

Sudi mengatakan produksi cabai rawit tersebut tersebar dengan konsentrasi terbesar berada di Pulau Jawa. Kondisi itu menjadi salah satu modal pasokan untuk memenuhi kebutuhan daerah yang mengalami kenaikan harga.

"Dari sebaran tersebut, sekitar 79 persen produksinya dari Jawa, kemudian di Sumatera ada 16 ribu ton dan di beberapa Pulau Sulawesi sekitar enam ribu ton. Kalau kita lihat dari sebaran lokasi sentranya, di bulan September ini luas panennya sekitar 11.773 hektare yang ada di 25 kabupaten," ujarnya.

Sudi memastikan sentra produksi cabai rawit siap memasok wilayah yang mengalami kenaikan harga. Pasokan dari sentra tersebut dapat dimanfaatkan untuk membantu mengendalikan harga cabai di daerah.

"Dari sentra-sentra ini sebetulnya sudah siap membantu menyuplai wilayah-wilayah yang memang mengalami kenaikan harga. Sama halnya dengan cabai merah, Pak Sekjen, cabai merah besar," ucapnya.

Sebelumnya, BPS mencatat harga cabai rawit nasional mencapai Rp77.596 per kilogram hingga minggu ketiga September 2026. Harga tersebut naik 29,85 persen dibandingkan Agustus dan berada di atas HAP batas atas Rp57 ribu per kilogram.

BPS juga mencatat kenaikan harga cabai rawit terjadi di 265 kabupaten/kota. Jumlah tersebut mencapai 73,61 persen kabupaten/kota yang mengalami kenaikan harga cabai rawit.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....