Operasional NPCT1 Dipulihkan Bertahap usai Kebakaran

  • 22 Sep 2026 01:15 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - New Priok Container Terminal One (NPCT1) mulai memulihkan kegiatan operasional secara bertahap setelah kebakaran sejumlah kontainer berisi barang berbahaya, Senin, 21 September 2026. Kebakaran tersebut diketahui sekitar pukul 15.28 WIB dan berhasil dipadamkan pada pukul 16.27 WIB, tanpa menimbulkan korban jiwa maupun luka.

Corporate Planning Manager NPCT1 Christine Margaretha Manasseh mengatakan pemulihan operasional telah dilakukan setelah kondisi area terdampak dipastikan aman. “Kegiatan operasional mulai kami pulihkan secara bertahap,” ujar Christine dalam keterangannya.

"Seluruh proses dilakukan dengan penuh kehati-hatian. Mempertimbangkan kondisi di lapangan karena keselamatan dan keamanan personel tetap menjadi prioritas."

Sebelum operasional dipulihkan, petugas melakukan proses pendinginan (cooling down), pengamanan, dan pemantauan di area terdampak. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan tidak ada potensi munculnya kembali titik api.

Christine mengatakan, penanganan sejak awal dilakukan dengan mengutamakan keselamatan personel dan pengamanan area terminal. “Begitu insiden diketahui, tim kami langsung menjalankan prosedur tanggap darurat dan mengamankan area terdampak,” katanya.

Penanganan kebakaran dilakukan NPCT1 dengan melibatkan fasilitas pemadam kebakaran serta berkoordinasi bersama Pelindo Group. Penanganan juga melibatkan Suku Dinas Pemadam Kebakaran Jakarta Utara, KSOP Tanjung Priok, Polres KP3 Tanjung Priok, dan Polsek Kawasan Kalibaru.

Saat ini, pemeriksaan dan investigasi masih dilakukan untuk mengetahui kronologi serta penyebab kebakaran. NPCT1 menyatakan informasi mengenai penyebab insiden akan disampaikan berdasarkan hasil investigasi dan fakta yang telah terverifikasi.

NPCT1 juga menyampaikan permohonan maaf atas gangguan layanan yang mungkin dialami pengguna jasa akibat kejadian tersebut. Evaluasi akan dilakukan sebagai bagian dari upaya memperkuat sistem keselamatan, keamanan, dan pengendalian risiko operasional terminal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....