Presiden Prabowo Tegaskan Indonesia Tak Boleh Bergantung pada Bangsa Lain

  • 19 Sep 2026 22:15 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Presiden Prabowo menegaskan bahwa kemandirian adalah kunci untuk memastikan Indonesia mampu menjaga dan memperkuat dirinya sendiri tanpa ketergantungan pada bangsa lain.
  • Menurut Presiden, tidak ada bangsa yang dapat sepenuhnya mengandalkan bantuan dari negara lain dalam memenuhi kebutuhan nasionalnya.
  • Indonesia harus mengembangkan kemampuan untuk mengurus, menjaga, dan memperkuat dirinya sendiri sebagai bagian dari strategi pembangunan nasional.

RRI.CO.ID, Ponorogo - Presiden Prabowo Subianto menegaskan Indonesia tidak boleh bergantung kepada bangsa lain dalam memenuhi kebutuhan nasional. Menurut Presiden, kemandirian menjadi bagian penting untuk memastikan Indonesia mampu menjaga dan memperkuat dirinya sendiri.

Presiden mengatakan tidak ada bangsa yang dapat sepenuhnya mengandalkan bantuan dari negara lain. Karena itu, Indonesia harus mampu mengurus, menjaga, dan memperkuat dirinya sendiri.

“Kita tidak boleh bergantung kepada bangsa lain, kita tidak boleh berharap dikasihani bangsa lain. Tidak ada bangsa yang kasihan kepada kita,” kata Presiden saat menghadiri Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor di Ponorogo, Jawa Timur, Sabtu, 19 September 2026.

Presiden mengatakan situasi dunia yang penuh konflik menunjukkan pentingnya Indonesia membangun kemampuan sendiri. “Ini membuktikan bahwa apa yang sudah lama saya utarakan. kita harus swasembada pangan, kita harus swasembada energi,” ujar Presiden, melanjutkan.

Menurut Presiden, kemandirian pangan menjadi salah satu dasar kekuatan sebuah negara. Ia menyebut Indonesia saat ini telah mencapai swasembada pangan dan memiliki cadangan pangan yang dinilainya cukup.

“Alhamdulillah, swasembada pangan sudah. Cadangan pangan kita cukup,” ujar Presiden.

Presiden mengatakan pemerintah juga telah menyiapkan langkah untuk menghadapi kondisi cuaca yang dapat mengganggu produksi pangan. Ia menyebut antisipasi dilakukan terhadap ancaman seperti El Nino dan kekeringan.

Selain pangan, Presiden menekankan pentingnya kemandirian energi. Ia mengatakan Indonesia tidak boleh terus bergantung pada pasokan energi dari luar negeri, terutama ketika kondisi global menghadapi ketidakpastian.

Presiden kemudian mengingatkan pentingnya kemampuan Indonesia mengelola kekayaan yang diberikan Tuhan. Menurutnya, kekuatan tersebut harus dikelola dengan kepemimpinan yang cakap, berpengetahuan luas, dan memiliki integritas.

“Kita diberi kekuatan luar biasa. Tinggal kita, tinggal pemimpin-pemimpin kita: handal atau tidak? Cakap atau tidak? Berpengetahuan luas atau tidak?” ujar Presiden.

Presiden menegaskan kemandirian bukan berarti Indonesia menutup diri dari dunia internasional. Namun, Indonesia harus memiliki kemampuan untuk memenuhi kebutuhan strategis dan tidak berada dalam posisi bergantung kepada negara lain.

Kepala Negara berharap generasi muda, termasuk para santri dan santriwati Gontor, meneruskan upaya membangun Indonesia yang mandiri. “Kita akan menjadi bangsa yang hebat, kita akan berdiri di atas kaki kita sendiri,” kata Presiden.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....