Mensos Gus Ipul Tekankan Tiga Hal untuk Benahi Kemensos

  • 18 Sep 2026 22:10 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Mensos Saifullah Yusuf menekankan tiga aspek yang harus terus diperbaiki di lingkungan Kemensos
  • Tiga aspek tersebut meliputi sarana prasarana, tata kelola, serta integritas
  • Gus Ipul meminta pengelolaan sarana prasarana berorientasi pada kebutuhan dan manfaat
  • Perbaikan tata kelola dinilai dapat mempersempit ruang terjadinya praktik korupsi
  • Integritas dan moral ditegaskan sebagai fondasi pelaksanaan tugas seluruh jajaran Kemensos

RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf menegaskan tiga hal yang harus terus diperbaiki jajaran Kementerian Sosial. Ketiganya meliputi sarana prasarana, tata kelola, dan integritas untuk meningkatkan kualitas pelayanan serta kinerja Kemensos.

Gus Ipul menyampaikan hal tersebut dalam Rapat Dinas di Kantor Kemensos, Jakarta, Kamis, 17 September 2026. Rapat tersebut dihadiri Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono serta jajaran pejabat dan pimpinan unit kerja Kemensos.

Pada aspek sarana prasarana, Gus Ipul meminta seluruh unit kerja memperhatikan kondisi kantor dan sentra. Pembenahan, menurutnya, dapat dimulai dari kebersihan, kerapian, serta penataan barang yang tidak diperlukan.

“Saya ingin seluruh kantor-kantor kita ini berbenah. Presiden akan meluncurkan lagi Indonesia Asri, beliau sudah sampaikan,” kata Gus Ipul.

“Mari kita mulai dari kantor-kantor kita. Jangan ada rumput-rumput yang tidak terawat."

Gus Ipul juga meminta penggunaan anggaran untuk sarana prasarana didasarkan pada kebutuhan dan manfaat. Pengadaan harus dapat dipertanggungjawabkan serta dimanfaatkan secara optimal.

“Kita jangan belanja-belanja sesuatu yang tidak bermanfaat. Itu hanya menghabiskan anggaran,” ujarnya.

Untuk memastikan pengelolaan sarana prasarana sesuai kebutuhan, Gus Ipul meminta Inspektorat Jenderal melakukan audit secara lebih detail. Audit terutama diarahkan terhadap sarana prasarana di sentra-sentra Kemensos.

Hal kedua yang ditekankan Gus Ipul adalah pembenahan tata kelola. Menurutnya, tata kelola yang baik dapat mempersempit ruang terjadinya praktik korupsi.

“Perbaiki terus tata kelola kita, korupsinya makin susah. Hampir semua indikator kinerja rata-rata naik,” katanya.

Gus Ipul mengatakan peningkatan indikator kinerja harus diikuti perbaikan praktik kerja sehari-hari. Ia meminta jajaran tidak hanya memenuhi aspek formalitas, tetapi juga memastikan pelaksanaan tugas berjalan baik.

“Ajak vendornya tertib, ajak pegawainya tertib. Insya Allah akan menular ke tempat-tempat lain,” ujarnya.

“Ditertibkan administrasi, ditertibkan prosedur dan ditertibkan semuanya. Pruden itu harus benar-benar dilakukan,” ucap Gus Ipul.

Gus Ipul menegaskan dirinya bersama Wamensos berkomitmen memastikan proses kerja berjalan sesuai ketentuan. Ia meminta jajaran tidak melindungi pihak yang melakukan pelanggaran.

“Yang diamankan adalah proses yang benar. Yang diamankan adalah yang tidak melanggar ketentuan,” ucapnya.

“Yang melanggar tidak usah diamankan. Saya pokoknya sama Pak Wamen komitmen untuk tidak minta apa-apa kecuali prestasi,” kata Gus Ipul.

Hal ketiga yang ditekankan adalah integritas dan moral sebagai fondasi pelaksanaan tugas aparatur sipil negara. Gus Ipul mengatakan integritas tidak cukup diwujudkan melalui pakta integritas dan sumpah jabatan.

“Soal moral ini menjadi fondasi bagi keseluruhan kerja kita di sini. Tiga ini, sarpras, tata kelola, integritas, yang perlu kita perbaiki terus,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....